We can Fly (EXOSHIDAE) Chapter 1

we can fly chapter 1

Title            : We can Fly (EXO-SNSD Ver.)

Author        : Fadila Setsuji Hirazawa

Genre          : Comedy(?),Romance(?),School life

Length         : Chaptered

Cast             :

  • Seohyun SNSD
  • Sehun EXO-K
  • Taeyeon SNSD
  • Kris EXO-M
  • Tiffany SNSD
  • Yoona SNSD
  • Kai EXO-K
  • Baekhyun EXO-K

Cameo  : Sooyoung,Suho,D.O

Authornote(?) :

Annyeong chingu…. Ini FF pertama saya yang diposting disini. Semoga aja ada yang suka FF  ini. Hampir lupa, kalo readers nemuin FF yang judulnya sama tapi castnya beda mungkin aja itu FF author *lihat nama authornya*, karena sebelumnya author juga bikin FF dengan judul yang sama, tapi Castnya campur *dari BB dan GB yang berbeda*

=Happy Reading=

Adakah sebuah keajaiban….

Yang mampu mempertemukanku denganmu kembali….

=We can Fly=

[Author POV]

“SeoHyun….Selamat kau berhasil masuk Byungjin Art School”

Terdengar sorak sorai dari sebuah restoran yang letaknya berada di sudut kota. Ternyata di tempat itu tiga orang siswa sedang merayakan acara untuk salah satu teman mereka.

“Aish….Bagaimana bisa kau lolos di sekolah elit begitu yah….Aigo betapa beruntungnya dirimu,Seo…”Ucap seorang namja  sambil menepuk punggung yeoja yang sejak tadi terus menunduk

“Ya! Suho….Berhentilah menepuk punggungnya begitu…”

“Aish….Kau galak sekali Sooyoung!”

“Ya! Kau….”

“Sudahlah unni…Suho hyung kan hanya bercanda saja.Aku tidak mau kalian bertengkar hanya karena masalah ini.”

“Seohyun….Kau harus jaga kesehatan disana, ne?”

“Iya unni….”

“Jangan lupa hubungi kami”

“Ne unni”

“Dan jangan lupa….”

“Ya! Seohyun sudah sebesar ini, tapi kau masih memperlakukannya seperti anak kecil. Kasihan dia, Sooyoung”

“Ah….Mian Seo. Aku rasa Suho benar”

“Tentu saja aku benar!”

“Ish….”

Menyaksikan kedua sahabatnya ini bertengkar, yeoja yang bernama Seohyun itu hanya tersenyum….

[Author POV End]

***

[Seohyun POV]

Sore itu, Suho dan Sooyoung unni mengajakku pergi ke restoran. Mereka adalah dua sahabatku yang kini sedang berpacaran. Meski sering pula bertengkar. Keduanya berinisiatif untuk merayakan kelulusanku di Byungjin Art School, yaitu salah satu sekolah seni terbaik di Korea. Dan seperti biasa, lagi lagi mereka terlibat pertengkaran pertengkaran kecil-khas mereka.

“Aish….Bagaimana bisa kau lolos di sekolah elit begitu yah….Aigo betapa beruntungnya dirimu,Seo…”Ucap Suho sambil menepuk nepuk punggungku

“Ya! Suho….Berhentilah menepuk punggungnya begitu…”Omel Sooyoung unni

“Aish….Kau galak sekali Sooyoung!”Ucap Suho sambil memanyunkan(?) bibirnya

“Ya! Kau….”Sooyoung unni berniat melayangkan pukulannya di kepala Suho, jika saja tidak kucegah.

“Sudahlah unni…Suho kan hanya bercanda saja.Aku tidak mau kalian bertengkar hanya karena masalah ini.”

“Seohyun….Kau harus jaga kesehatan disana, ne?”Ucap Sooyoung Unni sambil menggenggam tanganku

“Ne”

“Jangan lupa hubungi kami”

“Ne unni….”

“Dan jangan lupa….”

“Ya! Seohyun sudah sebesar ini, tapi kau masih memperlakukannya seperti anak kecil. Kasihan dia, Sooyoung”Potong Suho

“Ah….Mian Seo. Aku rasa Suho benar”

“Tentu saja aku benar!”

“Ish….”

Menyaksikan mereka berdua, aku pun hanya bisa tersenyum. Mereka berdua tidak hanya sekedar sahabat saja. Mereka telah kuanggap sebagai keluargaku sendiri. Keluarga yang berharga di hidupku…. Tanpa mereka, tentulah aku akan kesepian…

Skip*

Setelah menghabiskan makanan, kuputuskan untuk berkeliling Seoul sendirian. Memberikan mereka berdua waktu untuk berkencan.

“Seohyun…Kita kan bisa pulang sama sama. Ayah dan ibu Suho pasti….”

“Gwenchana unni… Tidak perlu cemas. Aku juga tidak akan lama,ne?”

“Ah…Baiklah. Tapi jika ada apa apa segera hubungi kami yah….”

“Ne!”

Aku pun melangkah pergi meninggalkan mereka berdua. Semoga mereka menikmati kencannya…

Aku pun berjalan jalan di sekitar taman. Menikmati guguran daun pohon maple sambil duduk di salah satu bangku yang ada di taman. Rasanya menentramkan.

“Permisi….Bolehkah aku memotretmu?”Seorang yeoja tiba tiba mendatangiku, memintaku agar mau dijadikan objek untuk dipotretnya.

“Ah,baiklah….”

“Gomawo….Aku tertolong”Yeoja itu tersenyum padaku. Dan dia pun mulau terlihat sibuk menyetel kameranya.

“Apa kau siap?”Tanyanya

“Ne…”

   Jepret Jepret… Yeoja itu memotretku dari beberapa sudut yang berbeda. Sejujurnya aku sering merasa risih jika dipotret seseorang.Namun tidak kali ini….Yeoja itu membuatku merasa nyaman,bahkan aku merasa tidak seperti sedang difoto(?)

Selesai memotretku, seorang namja tiba tiba saja menghampirinya. Yeoja itu nampak terkejut dengan kedatangan namja berkulit putih tersebut.

“Sehun-ni?”

“Ayo kita pergi noona. Mereka sudah menunggu”

Yeoja itu segera memasukkan kameranya di tas, sementara namja itu hanya diam sambil menunggui yeoja tersebut. Entah mengapa aku  merasa seperti pernah bertemu dengan namja itu…..

“Ayo Sehun-ni….”Panggil yeoja itu. Namja tersebut mengikut dari belakang. Namja itu…..Siapa?

***

Namja berkulit putih tadi…Terus terbayang di benakku. Membuatku seakan akan terkena insomnia(?) Tok tok tok… Terdengar seseorang mengetuk pintu kamarku.

“Ne?”

“Seohyun…..Ibuku menyuruhmu turun. Kita akan makan malam”

“Ah, ne Suho. Aku akan segera kebawah”Jawabku

Aku tinggal bersama keluarga Suho sejak usiaku 13 thun. Tepatnya setelah kedua orangtuaku meninggal akibat kecelakaan yang menimpa kami. Dalam kecelakaan tersebut hanya aku yang berhasil diselamatkan. Mataku sempat mengalami kebutaan, hingga aku mendapat donor kornea mata dari seseorang. Hingga sekarang, aku ingin mengucapkan rasa terima kasihku kepada orang yang telah mendonorkan korneanya padaku….

“Seohyun…Apa kau sudah yakin akan masuk sekolah Byungjin?”Tanya ajjuma padaku. Pertanyaannya itu kujawab dengan anggukan

“Aku pasti kesepian jika kau tidak ada,Seohyun”Ucap ajjuma lirih(?) Mendengar ucapan ajjuma, Suho dan D.O adiknya hanya bisa menggelengkan kepala. Mungkin ajjuma berkata seperti itu karena dikeluarga ini tak ada seorang anak perempuan, sedangkan ajjuma begitu mendambakan seorang anak perempuan. Karena itulah ajjuma sangat menyayangiku dan menggapku seperti anaknya sendiri. Begitupun ajjushi, beliau juga sangat menyayangiku….

“Unni….Kenapa kau memilih Byungjin?”Tanya D.O

“Ah….Aku….Berpikir jika masuk Byungjin mungkin aku akan menemukan jalanku”Jawabku. D.O hanya mengangguk dan langsung melanjutkan kegiatan makannya.

Sebenarnya aku berbohong pada D.O mengenai alasanku memilih Byungjin. Aku memilih masuk Byungjin karena….Disana ada dia, namja yang membangkitkan semangat hidupku yang sempat hilang….

~Flashback~

“Seohyun….Ini adalah kompetisi yang penting,jadi jangan sampai mengecewakan kami, arra?”

“Ah…Ne guru Kim”Jawabku. Guru Kim menepuk pundakku dan pergi ke belakang panggung, sementara aku sedang mengamati para peserta yang sedang tampil. Tiba tiba saja tubuhku menjadi gemetar ketika giliranku makin dekat. Aku pun duduk sambil memeluk lutut.

“Apa kau takut?”Terdengar olehku suara seseorang. Kuangkat wajahku dan terihat olehku sosok seorang namja yang sedang mengulurkan tangannya padaku

“Jangan takut….Yakinlah jika kau bisa….”Ucap namja itu dengan lembut. Seperti mantra…Tiba tiba gemetarku hilang. Aku pun menyambut uluran tangannya…Tangan yang sangat lembut dan hangat….

~Flashback End~

***

Skip*

Setelah selesai makan, aku bersama ajjuma membereskan meja makan dan aku segera membantu ajjuma mengerjakan pekerjaan di dapur.

“Noona…. Ayo kesini” D.O memanggilku dari ruang tengah. Dia sedang menyetel tv

“Ne….”Jawabku. Aku pun bergegas ke ruang tengah “Wae D.O?”tanyaku

“Noona…Mereka sedang mewawancarai para siswa berprestasi dari sekolah Byungjin”

“Jinjja?”

“Ne! Coba saja kau lihat mereka” Pandanganku langsung tertuju pada televisi. Banyak sekali siswa berprestasi dari sekolah itu. Aku juga ingin bisa seperti mereka…

“Mereka adalah para siswa berprestasi yang mewakili Byungjin Art School, salah satu sekolah seni terkenal di Korea….bla bla bla”Sang reporter berjalan mendekati mereka. Pandanganku semakin terfokus ke televisi(?) ketika sosok seorang namja tersorot kamera. Kuamati lebih lekat namja tersebut. Dan akhirnya aku tahu bahwa namja yang sejak tadi kuperhatikan(?) itu adalah namja yang kutemui di taman tadi.

“Dia kan…..”

“Oh, itu Oh Sehun. Dia adalah juara di kompetisi dance junior tingkat internasional sewaktu usianya 10 tahun. Dia juga pernah mengikuti kompetisi yang sama dengan yang pernah kau ikuti dulu”Jelas D.O panjang lebar. Aku sedikit terkejut dan mengalihkan pandanganku sejenak dari televisi.

“Mwo?”Tanya D.O dengan ekspresi dinginnya. Ekspresinya yang seperti itu membuatku takut(?) sehingga pandanganku kembali tertuju di layar televisi.

“Diantara para siswa ini, ada seorang siswa yang tentunya sudah tidak asing lagi. Dan dia adalah Oh Sehun, namja yang pernah menjuarai kompetisi dance internasional….” Sorot kamera kini tertuju pada namja yang bernama Oh Sehun. Jika diamati, dia benar benar sangat tampan. Kulit putihnya, ekspresi dinginnya dan….

“Kalung bintang?”Mataku terbelalak(?) ketika melihat sebuah kalung yang menggantung di lehernya. Kalung yang sama dengan milikku….

“Apakah dia…..”

~TBC~

Tentang FadilaHan

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."
Pos ini dipublikasikan di Drama, Fanfiction, Friendship, life, Romance, Sad, School Life dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke We can Fly (EXOSHIDAE) Chapter 1

  1. YeollieYeon berkata:

    Kyaaa mian baru baca >. Lie Hae Daniar itu cekakakak xD *apadah-.-*

  2. Seomates (Jung Je Yoo(JJY)) berkata:

    Wah penasaran!
    Apakah sehun yg menyemangati seo dulu… Aku tunggu deh next partny

  3. Vi berkata:

    Lanjut thor ^^ penasaran

  4. exotaeng berkata:

    kyaa!!! keren thor. maap baru baja ‘-‘)b

  5. laras berkata:

    kren thor..
    lanjut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s