[Chaptered] Fate… Chapter 1

Gambar

Title        :   Fate…

Author    :   Fadila Setsuji Hirazawa

Genre      :   Romance, School life, Brothership(?)

Length     :   Chaptered

Cast (yang semuanya bukan punya author) :

  • Youngmin Boyfriend
  • Krystal Jung
  • Myungsoo Infinite
  • Suzy Miss A
  • Kwangmin Boyfriend

Annyeong… ^_^

FF ini terinspirasi dari Lagu Ostnya Heartstrings-I Will Forget You…Utamanya karena lagu ini dibawain Jonghyun CNBLUE#readers : malah curhat?!

~Happy Reading~

 [Author POV]

Geureol geomnida ijeul geomnida
Oneulbuteo nan geudaeran saram
Moreuneun geomnida hanbeon deo bonjeok
eomneun geomnida
Gireul geotdagado seuchinjeok eomneun

   Sepenggal lagu I Will Forget You terus dilantunkan oleh yeoja berparas cantik. Sejak tadi  yeoja itu duduk diam di ruang kelas sambil memandangi tetes tetes air hujan yang membasahi jendela. Dia adalah Jung Soojung, siswi kelas seni yang biasa disapa Krystal. Meski cantik dan pintar, namun Krystal adalah tipe gadis penyendiri, sehingga tak ada seorang namja yang berhasil menarik hati yeoja ini. Dia terus saja menutup rapat hatinya sejak kematian Kwangmin, kekasihnya.

     Kwangmin… adalah namja yang setahun lebih muda darinya, namun sikap dewasa Kwangmin mampu memikat hati Krystal. Namun…Karena sebuah kecelakaan tragis yang dialami Kwangmin saat berlibur bersama keluarganya, Kwangmin meninggal…

     Sekolah dilanda duka yang cukup mendalam karena kematian Kwangmin yang terbilang mendadak ini. Padahal Kwangmin baru saja terpilih sebagai kontestan dalam lomba piano tingkat internasional. Para siswa dan juga guru merasa begitu kehilangan sosok Kwangmin. Namun, anehnya ketika pemakaman Kwangmin, tak setetes pun air mata jatuh dari kedua mata Krystal. Yeoja itu hanya diam tanpa sepatah kata pun terucap dari bibirnya…

***

[Krystal POV]

    Entah sudah berapa kali, lagu itu terus kunyanyikan. Dan entah berapa lama pula aku terpaku,memandangi tetes tetes air hujan yang membasahi jendela. Di pikiranku saat ini hanya ada sosok yang telah meninggalkanku. Dia telah pergi…Ke tempat yang bahkan takkan pernah bisa kujangkau…Surga, itulah nama tempatnya…

   Tiga tahun sudah aku lewati dengan kesendirian. Tak ada lagi Kwangmin disisiku. Takkan pernah lagi kulihat senyum indah seorang namja di hidupku. Takkan ada pula namja yang seperti dirinya di dunia ini. Takkan ada…. Itulah pikirku

   Di tengah keheningan ruangan ini, tiba tiba sesorang datang dan langsung memecah keheningan itu. Kutengok orang yang sedang berdiri di depan pintu itu dan ternyata dia adalah Myungsoo, sahabatku sejak kecil…

[Krystal POV End]

***

[Author POV]

“Ternyata benar kau ada disini” Myungsoo-sahabat Krystal-membuyarkan lamunan Krystal. Namja itu seperti habis berlari.

“Myungsoo, kau dikejar Suzy lagi?”Tanya Krystal

“Ah ne~ Dia benar benar yeoja keras kepala!!!” Gerutu Myungsoo

“Kasihan Suzy. Bisa bisanya jatuh hati pada namja sepertimu”Gurau Krystal

“Salahnya sendiri” Myungsoo langsung menduduki kursi di samping Krystal begitu selesai mengatur nafasnya

“Ya, Myungsoo! Apa kau tidak kasihan padanya? Dia kan sudah mengejarmu sejak SMP”Krystal tersenyum simpul dengan kedua tangan memegang dagunya

“Hah~ Yang benar saja! Lagipula, aku sudah menyukai orang lain”Myungsoo bersandar dengan gaya cuek khasnya

“Ckckck…Dasar!”Krystal mengetuk kepala Myungsoo

“Ya! Appo” Myungsoo meringis

“Itu hukuman bagi namja kejam sepertimu”Krystal terkekeh, kemudian lanjut memandangi hujan lagi

“Ya~ apa kau tidak bosan memandang keluar jendela setiap hari?”Tanya Myungsoo

“Aniyo. Hatiku malah terasa nyaman”Jawab Krystal. Mendengar jawaban Krystal, Myungsoo merasa sedikit sedih. Pasalnya dia tahu jika Krystal tidak hanya sekedar memandangi hujan. Karena sebenarnya Krystal sedang mengingat Kwangmin, namjachingunya yang telah meninggal tiga tahun lalu…

“Kau…. Masih merindukannya?”Tanya Myungsoo hati hati

“Ah~ Ne. Terlebih hari ini adalah hari ulang tahunnya”Jawab Krystal sambil tersenyum pahit

“Ya~ Sudah setahun dia meninggal. Cobalah melupakannya”

“Aniyo, Myungsoo-ah. Aku terlalu menyukainya”

“Ya~Krystal-sshi”

Myungsoo hanya bisa meratapi nasib sahabatnya itu. Yeoja malang…Terus menerus menutup hatinya sejak namja bernama Jo Kwangmin itu meninggal.

   Tak ada tempat yang tersisa dihatinya. Bahkan untuk Myungsoo, namja yang telah menyukainya sejak kecil….

[Author POV End]

***

[Youngmin POV]

“Youngmin…Dia menunggumu di makam Kwangmin”

Ibuku menghampiriku yang sedang duduk di teras kamar. Duduk bersamaku, kemudian memelukku dengan erat…

“Umma….”Panggilku dengan lembut, namun tak ada jawaban. Ummaku malah menangis dan mempererat pelukannya.

“Umma…Aku pasti akan baik baik saja” Aku berusaha menenangkan umma. Akhirnya umma merenggangkan pelukannya perlahan dan menatapku dengan kedua mata yang telah dipenuhi bulir bening.

“Youngmin-ah….Umma takut kau ikut bersamanya”ucapnya sembari mempererat pelukannya

“Umma….Kau mengenalku kan? Aku ini anak yang kuat jadi umma tenang saja, yah?”Aku berusaha meyakinkan ummaku

“Baiklah….Dasar anak keras kepala!”Umma terkekeh kemudian mengacak rambutku pelan

_

   Aku pun pergi ke makan Kwangmin. Disana aku melihat seorang namja yang sedang berjongkok sambil mengelus nisan Kwangmin. Tidak salah lagi, dia pasti ayah yang telah mencampakkan aku dan ibu….

“A..yah…”Panggilku. Ayah berbalik dan menatapku. Kedua matanya dipenuhi air mata

“Youngmin…..”Ayah memanggilku lirih. Tubuhnya yang semakin bungkuk itu terlihat makin menyedihkan. Aku bahkan sulit mengatakan aku membencinya jika melihat keadaannya sekarang.

“Aku….Akan ikut bersama ayah ke Seoul”

[Youngmin POV End]

***

[Krystal POV]

“Myungsoo-ah…Ayo kita pergi”

Aku segera bangkit dari tempat duduk dan melangkah keluar ruangan. Myungsoo mengikutiku dari belakang. Mungkin dia takut Suzy menemukannya…

“Krystal-sshi… Kau…” Belum sempat Myungsoo melanjutkan kata katanya, tiba tiba Myungsoo memekik. Aku berbalik dan melihat kearahnya.

“Oppa!” Ternyata Suzy membuatnya terkejut dengan memeluknya dari belakang. Aku tak kuasa menahan tawa ketika melihat mereka berdua.

Krrriiiinggggg…. Bel masuk telah dibunyikan. Aku segera melangkah menuju kelas, meninggalkan Myungsoo bersama fans fanatiknya(?) itu

“Krystal-sshi…Tunggu aku!!!” Myungsoo berlari menyusulku dari belakang. Sedangkan Suzy…Yeoja itu sedang tersenyum manis. Ah~ Dia benar benar menyukai Myungsoo

[Krystal POV End]

***

[Youngmin POV]

“Aku….Akan ikut bersama ayah ke Seoul”

Kata kata itu…Aku mengucapkannya dengan tegas sambil menatap ayahku. Dan kata kataku itu menciptakan seulas senyum penuh harap dari wajahnya….

“Youngmin-ah….”ayah berhambur memelukku. “mianhae…”Ucapnya dengan sesenggukan

Skip*

Kini….Aku berada di rumah yang dulu kutempati bersama ayah,ibu dan Kwangmin. Rumah ini… begitu banyak kenangan keuarga kami yang terukir di sini. Selain itu, di rumah inilah aku pertama kali melihatnya…Yeoja yang menjadi cinta pertamaku..

“Youngmin-ah….Mulai besok kau bisa bersekolah di tempat yang sama dengan mendiang adikmu”

“Ah…Ne ayah….”Jawabku

[Youngmin POV end]

***

[Author POV]

Skip* (esok harinya….)

Youngmin pergi ke sekolah barunya dengan sepeda motor. Berbekal alamat yang diberikan ayahnya, Youngmin menyusuri jalan sambil mengedarkan pandangannya mencari sekolah barunya itu.

Brrraaakkkk!!!

   Terjadi sebuah tabrakan yang tidak jauh dari posisi Youngmin saat itu. Youngmin segera menghampiri tempat itu. Dilihatnya seorang yeoja tergeletak dengan kepala bersimbah darah. Dengan sigap Youngmin menggendong tubuh yeoja itu dan membawanya dengan taxi…#readers:aneh,kok nggak panggil ambulance aja?

[Author POV End]

***

[Youngmin POV]

Aku biasanya paling tidak suka bangun terlalu pagi. Namun, mengingat aku tidak tinggal lagi bersama umma, aku memaksakan diri untuk bangun lebih awal…. Aku segera menuju toilet dan mandi.

Skip*

“Ayah… Mana alamat seklah baruku itu?”Tanyaku pada ayah

“Ah, ini dia”Ayah menyerahkan secarik kertas dan juga foto gedung sekolah itu “Tapi…Apa kau yakin akan pergi sendiri? Apa ayah perlu mengantarmu?”

“Ani, aku bisa mencarinya sendiri”

“Baiklah…Kau pakai saja motor yang ada di garasi. Itu milik Kwangmin”

“Ne…”

  Aku segera menaiki motor itu. Saudara kembarku ini benar benar beruntung…Aku saja sampai merengek tapi tetap tidak dibelikan motor oleh umma, karena kata  umma dia takut aku akan jadi pembalap liar…

Aku mengedarkan pandanganku, mencari bangunan sekolah itu.Tiba tiba….

Brrraaakkk!!!

Aku terkejut mendengar suara tabrakan yang berada tidak jauh dari tempat aku berada sekarang. Segera kuhampiri tempat itu dan kulihat seorang yeoja tergeletak dengan kepala bersimbah darah. Entah kenapa aku reflek menggendongnya dan segera membawanya ke rumah sakit dengan taxi…

Kuamati yeoja itu. Di tagenamenya tertulis Krystal Jung. Yeoja itu…Rasanya aku pernah melihatnya sebelumnya….

“Kwang..min….”

Apa aku tidak salah dengar? Baru saja dia menyebut nama… Ah! Aku baru ingat! Dia yeoja yang pernah diperlihatkan fotonya dulu oleh Kwangmin, saat Kwangmin mengunjungiku dan ibu. Dan kalau aku tidak salah, dia adalah yeojachingunya Kwangmin.

Begitu taxi berhenti, aku segera menggendong gadis itu ke dalam rumah sakit. Beberapa perawat segera membawanya ke ruang perawatan, sedangkan aku disuruh menunggu di luar. Selama kurang lebih dua jam lamanya aku terus menunggunya. Dan setelah itu seorang perawat keluar dari ruangan itu.

“Bagaimana kedaannya?”Tanyaku

“Dia kehilangan cukup banyak darah, tapi tenanglah. Yeojachingumu itu sekarang baik baik saja.”Perawat itu kemudian pergi. Aku pun masuk ke dalam untuk melihat keadaannya. Dia sedang terbaring di kasur. Wajahnya…Benar benar cantik

“Kwang…min….”Yeoja itu lagi lagi bergumam menyebut nama Kwangmin. Dia sepertinya sangat menyukai saudara kembarku itu….

Lima jam di ruangan itu, namun Krystal-nama yeoja itu- tak juga sadarkan diri. Mungkin karena bosan, aku tiba tiba merasa mengantuk dan tertidur di samping ranjangnya…

“Kwangmin?”

Aku terjaga ketika mendengar nama Kwangmin disebut.

“Apa kau sudah sadar?”Tanyaku. Krystal tidak menjawab, dia malah menatapku

“Wae?”

“Kwangmin? Kenapa aku bisa disini?”Tanya Krystal

Apa dia mengira aku ini Kwangmin? Apa dia mengalami amnesia?

“Ah, mian…Aku…”Krystal menatapku dengan mata indahnya itu. Tanpa sadar aku kehilangan kata kata “Wae?” Tanya Krystal

“Ah…Aniyo. Ayo kita…Pergi”

~TBC~

Tentang FadilaHan

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."
Pos ini dipublikasikan di Comedy, Family, Fanfiction, Friendship, Romance, Sad, School Life dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s