[Chaptered] We can Fly… Chapter 1

Gambar

We Can Fly

Title      : We Can Fly

Author  :  Fadila Setsuji Hirazawa

Genre    : Romance, Friendship,School Life

Rating   : PG 15

Length  : Chaptered

Main Cast :

  • Luna f(x)
  • Jonghun FT Island
  • Chanyeol EXO
  • Jiyeon T-Ara
  • Luhan EXO
  • Hwang Ji Eun (OC)
  • Kai EXO : dance
  • Suzy Miss A
  • Shin Cross-Gene
  • Eunji A-Pink
  • Sehun EXO
  • Krystal f(x)

Support Cast :

  • Suho EXO
  •  L.Infinite
  • Takuya Cross-gene
  • Jonghyun CNBLUE
  • Key Shinee
  • Chorong A-Pink

Authorbacot :

*ada yang pernah baca FF author yang judulnya We can Fly dengan cast Exo sama SNSD? Kalo udah, nggak usah heran pas liat FF ini. Awalnya FF ini udah ada sebelum we can fly ver ExoShidae dan ide FF we can fly exohidae juga terinspirasi dari FF ini ^^

*Ini pertama kalinya(?) author bikin FF yang castnya bejibun gini.Dan FF ini sendiri terinspirasi dari film Dream High 2… ^__^ Oh iya, hampir lupa… Di FF ini masih terdapat banyak typonya, karena saya bukan penulis profesional…. ^ ^

~Happy Reading~

 “Kita pasti bertemu lagi kan?”

Luna tersadar dari mimpinya.Entah sudah berapa kali Luna terus memimpikan cinta pertamanya….

_____________________________________________________________________

Luna POV

“Aku ingin bertemu lagi denganmu” Ucapku sambil memandangi rintik rintik hujan yang jatuh

  Entah sudah berapa ratus kali aku mendatangi halte ini. Menunggu, dan terus menunggu….Saat saat dimana aku akan bertemu lagi dengannya…

 Tret tret…. (bunyinya aneh)

Bunyi klakson bis membuyarkan lamunanku. Kulihat supir bis itu menatapku dengan kesal. Mungkin sudah sejak tadi aku terus melamun….

“Mian ajjushi” Aku membungkukan badan dan segera menaiki bis.

Namun sial, karena seorang namja yang tiba tiba saja masuk mendahuluiku dengan terpaksa aku harus berdiri sambil bergelantungan di bis. Sedangkan dia…Malah duduk sambil bernyanyi nyanyi. Suaranya sangat mengganggu!!!

“Ya! Berhenti bernyanyi Lee Jonghun!” Bentak ajjushi

“Ne” Jawabnya. Kemudian dia bergumam“Dasar ajjushi cerewet”

Apa apaan namja menyebalkan ini? Bisa bisanya tidak berlaku sopan kepada ajjushi yang jelas jelas lebih tua darinya…. Dasar namja yang tidak tahu sopan!!!

Luna POV End

***

Kai POV

 “Kau…Tidak akan bisa menjadi sepertiku, Kim Jong In”

   Ucapan Shin benar benar membekas di benakku. Dia menatapku dengan tatapan menyebalkannya itu! Apa dia pikir dia sebegitu hebatnya? Ya! Kau lihat saja Shin bodoh, aku pasti bisa melampauimu!!!!

“Argh…. Dia benar benar kepedean!!! Ya! Shin pabo!! Awas kau” Aku menngerutu sambil memuku mukuli guling dengan foto Shin.

“Ya! Jong in, umma memanggilmu”

Aish….Apalagi ini? Umma memanggilku untuk apa??? Akh, menyebalkan!!!!

“Ada apa?” Tanyaku setelah berada di ruang keluarga

“Ya! Dasar anak bodoh!!!” Umma tiba tiba marah dan memukuliku dengan kemoceng kesayangannya(?)

“Aw! Umma, appo!” Rintihku

“Biar saja! Kau hampir dikeluarkan karena tawuran, apa kau tahu?”

“Ne”Jawabku pasrah

“Mulai besok kau akan dimasukan di sekolah seni Byungjin Art School dan masuk asrama”

“Ah, mwo? Shireo!”

“Yaish, dasar anak nakal!” Umma memukuliku dengan kemoceng sekali lagi “Tidak ada penolakan, kim jongin. Lagipula di sana ada Shin, temanmu sejak kecil kan? Jadi umma rasa kau pasti akan suka”

Mwo? Shin sekolah si sana? Yang benar saja…. Masa aku harus bertemu si menyebalkan itu lagi?! Dan apanya yang teman? Sejak dulu aku sudah tidak menganggapnya teman lagi!

Kai POV End

***

 

 

Sehun POV

“Ya! Cadel, bangun!!!….Cepatlah, pemotretan dimulai 15 menit lagi!!!!”

    Seorang yeoja sedang berdiri di depanku. Teriakan membuatku terbangun dari mimpi indah. Padahal aku sedang memimpikan yeoja cantik yang pernah menjadi model pengganti. Tapi..Karena yeoja menyebalkan bernama Krystal ini, mimpi indahku langsung buyar….Aish, menyebalkan sekali yeoja yang sering memanggilku cadel ini!!!

“Ne! Aku sudah tahu, nona Jung Soojung!!!”

“Ya! Jangan memanggilku dengan nama asliku!!”

“Ne~ Soojung-ah” Kataku sambil tertawa

Puk!!!

Sebuah pukulan kecil mendarat tepat di kepalaku. Dan begitu kuangkat kepala, terlihat Soojung sedang memegang buku setebal kamus di tangannya. Aish…Dia memukuliku dengan buku itu!!

Sehun POV End

***

Chanyeol  POV

 “Chukkae Park  Chanyeol….Kau berhasil masuk Byungjin Art School’’

Jiyeon POV

“Chanyeol?”

Aku tersentak kaget melihat Chanyeol sedang berdiri di depan pintu kamarku. Dia tersenyum dan langsung memelukku dengan erat

“Ya! Chanyeol..Wae?” Tanyaku

“Aku lolos masuk ke Byungjin Art School dengan jalur beasiswa”

“Jinjja? Syukurlah” Kataku sambil membalas pelukannya

   Kami berpelukan sambil menari nari(?). Aku merasa sangat senang, akhirnya Chanyeol semakin berpeluang meraih impiannya. Chanyeol-ah…Chukkhae…

“Jiyeon-ah,Kira kira bagaimana nanti yah?” Tanya Chanyeol padaku setelah melepas pelukannya

“Bagaimana apanya?”

“Jika pindah ke Byungjin Art School, aku….Akan masuk asrama. Dan itu artinya….”

Chanyeol-ah…Akan masuk asrama? Itu artinya kami tidak akan bertemu lagi? Chanyeol-ah…Sekarang aku malah ingin menahanmu…..

Tapi…Ini impianmu kan? Jadi, sebagai orang yang menyukaimu, harusnya aku mendukungmu!

“Ya! Ini kesempatan bagus kan? Jangan disia siakan…” Kataku sambil tersenyum, meski senyum itu adalah senyum paksaan

“Ne~ Kau benar juga…Tapi…” Chanyeol menggantugkan kata katanya dan memelukku lagi

“Ya! Dasar manja….Mau jadi rapper tapi manja begini”Ucapku sambil mengetuk pelan kepalanya

“Jadi Rapper manja juga tidak apa apa…Saat ini aku ingin sekali memelukmu, Jiyeon-ah”Ucap Chanyeol lirih

  Chanyeol-ah….Tahukah kau, aku sungguh ingin menahamu….Hanya saja aku telah berjanji untuk terus mendukungmu kan? Meski kita telah putus dan hanya berteman, namun aku…Masih tetap menyukaimu, sangat sangat menyukaimu….

Jiyeon POV End

***

Suzy POV

“Aku membatalkan debutmu!”

Kata kata Ceo dari agensi tempatku bernaung masih terus menghantuiku. Dia membatalkan debutku lagi, padahal ini sudah yang ketiga kalinya…. Aish, menyebalkan!!!

“Suzy-ah….” Umma memanggilku

“Ne?” Tanyaku dengan sedikit ketus

“Umma dan appa akan pergi menjenguk adikmu di asrama dulu. Mungkin baru kembali besok…”

“Ne…Pergilah”

Umma menutup pintu kamarku perlahan dan turun ke lantai bawah. Sementara aku…Hanya sendirian di rumah…. Sudah batal debut, umma membuat perasaanku bertambah kesal…

Pergilah bersama ajjushi Kim dan lupakan saja aku,umma!!!

Suzy POV End

***

Ji Eun POV

“Ayah ingin kau jadi orang hebat. Tapi, bukan dengan menjadi seniman. Jadi…Batalkan niatmu masuk Byungjin Art School”

Apa ini semua karena kebencian ayah pada ibu?Kenapa ayah sebegitu membenci ibu? Sampai sampai ayah melarangku mengembangkan bakat di dunia seni? Padahal dulu…Sering kulihat senyum indah ayah ketika melihat ibu memainkan piano…. Aku rindu saat saat itu….

Tok tok tok…

Terdengar bunyi ketukan dari jendela kamarku. Dengan malas, kubuka jendela kamar dan melihat Luhan yang sedang duduk di dahan pohon.

“Ada apa?”

“Ji Eun…Lagumu mendapat respon yang baik. Bahkan guru memuji lagumu yang kunyanyikan”Ucapnya

“Jinjja?”

Luhan mengangguk. Mendengar hal itu aku benar benar merasa sangat senang, bahkan sampai meneteskan air mata

“Gomawo…Hiks…Lu~Han….”Kataku sambil sesenggukan(?)

“Ya! Kenapa menangis?”

“Aku..Hanya merasa senang”

“Dasar…”Luhan terkekeh “Oh iya…Bagaimana ujiannya? Apa kau berhasil mendapat beasiswa itu?”

“Ne~”

“Wah…itu artinya kita bisa sama sama”

“Tapi… Aku… tidak akan… masuk ke sana”Ucapku lirih

“Wae? Bukannya kau bilang akan mengejar impian bersamaku?”

Aku tidak menjawab pertanyaan Luhan. Mulutku rasanya tidak mau terbuka….Aku tidak sanggup mengatakannya….

“Selamat malam Luhan…” dengan cepat kututup jendela kamar dan berbalik membelakanginya sambil menahan tangis

Luhan….Andai bisa, aku ingin bersekolah di sana dan menyusulmu. Tapi… Aku juga tidak ingin menyakiti appa yang juga sudah begitu banyak terluka hatinya, terlebih sejak perceraiannya dengan umma setahun lalu…. Mianhae Xi Luhan….

Ji Eun POV End

***

Shin POV

Kau…Tidak akan bisa menjadi sepertiku, Kim Jong In”

Kata kata yang kuucapkan pada Jong In tempo hari itu…Apa tidak kelewatan? Aish, biar saja! Lagipula sejak hari itu dia jadi musuh bebuyutanku! Jadi, aku tidak perlu mempedulikannya!

“Tapi… Benarkah yang…. Akh! Kenapa aku jadi gila begini!!!! Ayolah Shin…Kau tidak perlu merasa bersalah pada si Jong In menyebalkan itu. Yang harus kau pikirkan adalah menjadi nomor satu dan menyaingi si Chinese Boy itu!!! Xi Luhan…. Pikirkan saja dia!”

Shin POV End

***

Jonghun POV

  Bis yang kutumpangi akhirnya berhenti. Aku pun segera bangkit dari kursi yang kududuki dan…Bruk!  Aku bertubrukan dengan seorang yeoja yang berdiri di sebelahku(?)

“Ah…Mianhae” Ucapku

“Aniyo.Tidak perlu meminta maaf”Ucap yeoja itu sambil memunguti barang barangnya yang jatuh berserakan.

“Nona…Aku benar benar minta maaf” Ucapku sebelum turun dari bis. Tapi, yeoja itu malah mengacuhkanku dan menatapku seakan aku ini musuhnya

Ada apa dengannya? Apa aku berbuat salah padanya? Atau…Dia pikir aku ini anak berandalan? Aish….

Sepanjang perjalanan aku terus terbayang dengan ekspresi yeoja itu. Akh…Apa tampangku ini mirip dengan orang yang tidak baik? Apa yeoja itu…. Kenapa aku malah memikirkannya, padahal mengenalnya saja tidak…

Aku berhenti di sebuah rumah sewa mungil. Dan ternyata si penghuni rumah itu sedang berdiri di depan pintu. Akan kukejutkan dia..

Jonghun POV End

***

Eunji POV

“Baiklah jika itu maumu…Tapi jangan pernah meminta belas kasihan dariku”

Lagi lagi….Kata kata terakhir umma terbayang. Kenapa kau tak pernah mau mendukungku? Kau memperlakukanku berbeda dengan kak Jinshim-kakak tiriku-. Bahkan terkadang aku berpikir bahwa aku ini bukanlah anakmu yang sebenarnya….

“Ya! Eunji….Kau melamun lagi?!” Seseorang mengejutkanku ketika aku berada di depan pintu rumah

“Ah! Oppa.. Kau membuatku kaget!”

“Ah, mianhae….”

“Kau habis belanja?”

“Aniyo…Bibi memberikan ini setelah aku membantu di tokonya”

“Wah…Bibi sangat baik. Biar aku bawakan”Jonghun oppa mengambil kantung berisi buah dan sayur pemberian bibi dari tanganku.

Kami pun masuk ke dalam…. Dan aku mulai bercerita

“Oppa…”

“Ne?”

“Aku… teringat ummaku”

“Kau masih mengingatnya?”

“Ah iya…Aku tidak boleh mengingatnya lagi….”

“Eunji, oppa membelikanmu dompet. Ambil saja di tas, oppa mau memasak ramen dulu”

“Ah, baik”

Dengan cepat kubuka restleting tas oppa dan menemukan dompet yang dia maksud. Hanya saja begitu kuamati lebih dalam, ternyata dompet ini….

“Oppa….Ini bukannya dompet yeojachingumu?”

“Aku tidak punya yeojachingu”

“Tapi…. Ada fotonya kok. Dan namanya…Luna”

Jonghun oppa buru buru menghampiriku dan segera merebut dompet itu dari tanganku

“Ini….Pasti milik si yeoja itu…”

“Hm?”

“Mungkin dompetnya tertukar dengan dompet yang akan kuberikan padamu”

“Oppa….Dasar ceroboh”

“Yah…Lalu bagaimana?”

“Hm…Aku simpan saja. Siapa tahu bertemu dengan pemiliknya”

“Hah…Mana mungkin”

“Ih! pabo! Kau tidak tahu yah takdir itu ajaib”

“Hahaha…Iya iya, Eunji kecil”Jonghun tertawa sambil mengusap puncak kepalaku

“Ya! Oppa!!!”pekikku

Eunji POV End

***

Luhan POV

“Tapi… Aku… tidak akan masuk ke sana”

Apa Ji Eun sedang membohongiku sekarang? Kenapa dia bisa tiba tiba mengingkari janjinya. Padahal aku ingin menghabiskan waktu bersamanya jika kami nantinya bisa bertemu di sekolah yang sama. Ji Eun…Wae?

“Kakak!!!” Adikku berteriak memanggilku dari lantai bawah

“Wae,Lu-Fen?!”

“Sehun mengirim pesan untukmu!”

Oh Sehun? Wah tumben sekali dia mengirim sms padaku. Pasti dia ingin membujukku untuk mengerjakan tugasnya lagi! Dasar!!!

“Mana?”

“Ini.Makanya minta mama membelikan hape untukmu!!!”

“Bawel” Aku segera membuka sms dari Sehun

From : Sehun si Evil

Luhan~ Tolong aransemen laguku >.<

Ini tugas yang penting….Jika tidak menyerahkannya, guru Ailee akan menghabisiku… L

AKU MOHON!!!!! >.<

“Sudah kuduga! Dasar setan kecil!!!” Umpatku(?) sambil mengetik sms balasan untuknya

To : Sehun si Evil

Ne~ akan kukerjakan!

Lima menit kemudian….

From : Sehun si Evil

Wah…Xie Xie Nie Xi Lu Han…. Kau yang terbaik >_<

Lalu….Ji Eun bagaimana? Apa dia berhasil lolos melalui jalur beasiswa?

Wah…. Semoga kita bisa sama sama lagi yah…Seperti dulu, hehehe ^__^

Membaca SMS dari Sehun, hatiku langsung sedih. Kata kata Ji Eun kembali membayangi benakku….

Maaf Sehun…. sepertinya kita tidak bisa bersama sama, seperti dulu….

Luhan POV End

***

Krystal POV

“Ya! Cadel, bangun!!!….Cepatlah, pemotretan dimulai 15 menit lagi!!!!”

Seperti biasa…Aku membangunkan Oh Sehun, si model sekaligus rekan kerjaku ini. Dia selalu begini….Tidur di kelas…. Tapi aku cukup mengerti,karena dia masih belum terbiasa dengan dunia modelling…

“Ne! Aku sudah tahu, nona Jung Soojung!!!” Jawabnya

“Ya! Jangan menyebut nama asliku!!” Pekik ku

Aku merasa kesal setiap kali ada yang memanggilku dengan nama asliku. Menurutku nama itu tidak keren. Lebih enak mendengar orang-orang memanggilku Krystal…. Tapi, si cadel ini tidak pernah sekalipun memanggilku Krystal. Padahal aku sangat berharap suatu saat dia memanggilku Krystal, bukan Jung Soojung

“Ne~ Soojung-ah” Katanya sambil tertawa

Buk!!!

Kudaratkan sebuah buku setebal kamus tepat di kepalanya. Dia meringis dan menatapku dengan kesal…. Hahaha, siapa suruh membuatku kesal, dasar cadel!

Krystal POV End

***

 

~TBC~

Tentang FadilaHan

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."
Pos ini dipublikasikan di Comedy, Family, Fanfiction, Fluff, Friendship, life, Marriage Life, Romance, Sad, School Life dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke [Chaptered] We can Fly… Chapter 1

  1. Maia berkata:

    Lanjut Thor penasaran bgd ceritanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s