[Drabble] You Like a Rain

Gambar

You Like a Rain…

Title         : You Like a Rain…

Author     : Fadila Setsuji Hirazawa

Genre       : Romance, Sad

Rating      : PG15

Length      : Drabble

Cast          : Sunny (SNSD), Tao (EXO-M)

~Happy Reading~

   Lagi lagi begini…Mereka berdua sibuk bertengkar dan berusaha membela diri masing masing. Tempat ini…Apakah pantas untuk disebut sebagai rumah? Ini lebih pantas disebut neraka…. Tak ada kebahagian, tak ada kesejukan dan tak ada orang orang yang disebut ‘keluarga’

“Bisakah kalian berhenti?! Kalian berisik sekali”

“Kau….Sama saja seperti ayahmu. Anak yang tak tahu terima kasih! Harusnya kau bersyukur aku mau melahirkanmu…”

“Aku….Tak minta kau melahirkanku!”

Aku pun berlari menerobos gelap malam. Tak peduli hujan yang begitu derasnya, tak peduli angin yang bertiup kencang. Aku terus berlari, hingga tak menyadari jika sebuah mobil datang dengan kecepatan tinggi. Menghempaskan tubuhku….

***

    Kudapati diriku tengah terbaring di rumah sakit, dengan selang yang terhubung dengan cairan infus. Kepalaku diperban dan terasa sedikit sakit. Kenapa aku tak mati saja? Seharusnya Kau cabut saja nyawaku, agar aku dapat terbebas dari segala penderitaan ini. Agar aku tak lagi merasakan sakit di hati….

“Harusnya aku mati saja”

Dengan kasar kucabuti selang di tanganku dan mengerahkan sisa tenagaku, menaiki tangga menuju ke atap rumah sakit. Kuputuskan untuk mengakhiri saja hidupku yang tak ada gunanya ini….

Saat aku tiba di atap, kulihat sesosok yeoja yang tengah mendongakkan kepalanya, seakan menikmati setiap tetes air hujan yang mengenai wajahnya. Sesekali dia menengadahkan tangannya, seakan ingin menggenggam air hujan….

Yeoja itu menyadari keberadaanku. Dia menatapku dan menampakkan seulas senyum. Semuanya terasa seakan akan berhenti seketika, saat kulihat senyum itu. Begitu indah, hingga aku tak dapat berkata apa apa…

“Jangan berpikir untuk mati….”

Kata katanya membuatku tersadar. Dia… Seperti dapat membaca pikiranku…

“Noona….Kau…”

Yeoja itu datang menghampiriku, menarik tanganku dan menggenggam erat tanganku. Kini tubuh kami dibasahi oleh tetesan air hujan yang cukup membuatku menggigil pada awalnya. Namun, semakin lama aku semakin terbiasa dengan air hujan itu. Kupandangi wajah cantiknya itu. Dia kembali memejamkan mata sambil menengadahkan tangannya, bersama dengan tanganku yang masih digenggamnya. Kami…Menikmati hujan yang turun….

***

   Sejak saat itu, kami sering bertemu di atap rumah sakit pada malam hari. Sunny-nama yeoja itu ternyata adalah seorang pasien di rumah sakit ini juga. Yang kudengar darinya, dia hanya dapat keluar pada malam hari saja. Mengapa? Aku pun tak tahu…. Karena aku tak pernah mencoba untuk menanyakannya….

“Tao…. Apa…Kau memiliki keluarga”

“Hm…. Tapi sayangnya itu dulu. Karena kini, mereka bukan lagi keluargaku…”

“Wae?”

“Mana ada keluarga yang bertengkar setiap hari? Yang kutahu, keluarga itu dapat memberi kehangatan, kesejukan dan perasaan nyaman…”

“Kau….Benci mereka?”

Pertanyaan Sunny terasa seperti soal matematika yang sulit kujawab. Mataku tiba tiba terasa hangat…. Dan kemudian bulir bulir bening yang hangat jatuh membasahi wajahku….

Sunny menarikku dalam dekapannya. Dekapan yang selalu kuinginkan. Mungkin selama ini aku haus kasih sayang. Entahlah, tapi aku merasa dia bagaikan oasis di tengah keringnya gurun… Dia seperti hujan, datang membawa kesejukan di hidupku ini….

***

   Begitu kubuka mataku, terlihat seorang perawat yang tengah menatapku dengan bingung. Aku ternaring dengan selimut di tubuhku. Namun tak kutemui sosok Sunny…

“Kenapa kau tidur di sini, Tao?” Tanya perawat itu

“Apa…Kau melihat seorang gadis disini?”

“Ani” Perawat itu menggeleng “Hanya kau yang kulihat disini”

Tanpa mempedulikan perawat itu, aku bergegas lari mencari Sunny. Terus kuedarkan pandanganku ke sekitar, hingga kulihat sebuah ruangan yang baru saja selesai dibenahi. Tanpa berpikir langsung kumasuki ruangan itu.

Mataku langung tertuju pada sebuah papan yang tergantung. Di papan itu tertulis nama Sunny….

“Su…nny?”

Perawat itu tertegun(?) melihatku berada di sana. Kulihat kakinya sedikit mundur ketika melihatku. Seperti melihat hantu mungkin….

“Wae?”

“Kau…. Eng…ya…yang kulihat…bicara sendiri diatap itu?”

Bicara sendiri? Apa maksud perkataanya itu? Padahal jelas jelas aku bersama Sunny. Apa dia buta?

“Ani! Aku bersama Sunny di sana, jadi…”

“Sunny?”

“Ne. Kau tahu dia kan?”

“Tentu! Tapi kau tidak mungkin bersama Sunny…”

“Wae?”

“Karena Sunny….Telah meninggal seminggu yang lalu. Saat kau dibawa ke rumah sakit ini”

~END~

Tentang FadilaHan

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."
Pos ini dipublikasikan di Fanfiction, Hurt, life, Romance, Sad dan tag , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke [Drabble] You Like a Rain

  1. friscabm berkata:

    Terus ???? O.o sunny hantu :3 huuuuweeeeee .. kirain bakalan romance banget endingnya😥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s