[Drabble] Don’t Say Goodbye

don't say goodbye [new]

Title      : Don’t Say Goodbye

Author  : Fadila Setsuji Hirazawa

Genre    : Sad,Romance,Angst(?)

Length   :Drabble

Pairing   : HanSeo ^^

Cast         :

*Main cast       : Look at Cover

*Support cast   : Find at story ^^

Note   : Yay~~~ Readers…. *hebohsendiri* Akhirnya setelah bersemedi selama seabad*boongbanget* saya pun memutuskan untuk membuat FF ini. Tentunya bukan tanpa alasan saya membuat FF ini. Alasannya….Simple aja. Saya telah melakukan voting dan 2 dari 3 readers yang ngasih komentar di blog pribadi saya*dikit amat yah…Tapi syukur aja deh ^^* milih don’t say goodbye untuk dibuatkan Ffnya. Buat SeomatesSone & Vi, gomawo udah ngasih komentarnya. Dan untuk Nacha, mungkin FF SunChenni akan menyusul. Sabar nunggu aja yah….

Karena saya orangnya nggak pandai ngungkapin perasaan(?), jadi mian kalo saya nggak sengaja bikin readers atau siapa saja tersinggung setelah baca tulisan ini >..< Sungguh, saya tidak ingin membuat orang lain tersinggung apalagi sampai membenci dan mengumpat saya…..

Semoga ceritanya nggak bikin kecewa >.< Dan mian typonya

~Happy Reading~

“Mungkin….Lebih baik jika hidupku….Berakhir”

Kupandangi tongkat yang mengapit di kiri dan kananku. Tongkat ini…. sejak setahun lalu terus menjadi ‘penyangga’ hidupku. Sungguh…Aku merasa hidupku takkan ada artinya lagi. Akan lebih baik jika….Kuakhiri hidup yang sia sia ini.

“Nona, awaaassss!!!!”

Kurasakan dorongan yang membuat tubuhku terhempas,menghantam tanah di sekitar trotoar jalan. Berat….Tubuhku rasanya seperti tertiban sesuatu yang beratnya melebihi tubuhku.

“Nona….Gwenchana?”

Terdengar olehku suara. Dan kurasakan pula tubuhku terangkat. Ternyata seorang namja telah berdiri di hadapanku. Dengan cekatan, dia mengambilkan kedua tongkatku dan langsung memasangnya(?) di kiri dan kanan.

“Gwenchana?”tanyanya sekali lagi’

“Ah, ne….Gwenchanayo”Jawabku

“Syukurlah”

Mendengar jawabanku, namja itu bernafas lega lalu menampakkan seulas senyum indah dari wajah manisnya itu. Senyum itu….Menciptakan debaran di hati ini…..

***

Sejak mengenalnya, perlahan semangat hidupku mulai kembali. Dan kini….Namja yang menyelamatkanku waktu itu selalu berada di sisiku. Luhan namanya. Dia, selalu menjaga dan menyayangiku. Aku merasa seperti begitu berharga jika bersamanya. Dia memberikan segala curahan kasih sayang dan semangat yang membuat hatiku terasa penuh.

“Seo-ah….”

“Hm?”

“Jika seandainya…. Aku pergi, kau….”

“Apa maksudmu oppa? Kau kan selalu bilang tak akan meninggalkan-”

“Ya, jangan menangis” Luhan menghapus airmata yang mengalir “Aku… Akan menemaminu Seo….Aku takkan pergi dari sisimu”

“Selamanya?”

“Ah, ne…”

Kami pun saling menautkan jari kelingking. Sebagai tanda janji diantara kami

***

Selama setahun kujalani terapi yang rasanya begitu menyakitkan. Namun berkat Luhan, aku mampu melaluinya. Aku mampu menghadapi segalanya. Hingga sekarang…Aku bisa berjalan normal

Namun… Disaat kebahagiaan yang dulu sempat hilang dapat kuraih kembali…. Sesuatu yang berharga hilang dari hidupku. Kemana? Kemana namja yang kucintai? Kemana semangat hidupku? Kemana dirimu, Xi Luhan?

“Oppa! Eodiga?”

Tangisku pecah ketika tak dapat menemukannya dimanapun. Segala tempat telah kudatangi, namun nihil. Dan tiba tiba saja seorang namja muncul di hadapanku.

“Oppa….”

“Ireona”

“Oppa….Aku….”

“Ppali! Ireona”

Luhan membentakku. Dia tak lagi memandangku seperti dulu. Dia….Seperti bukan Luhan yang kukenal

“Oppa…Kenapa kau tiba tiba menghilang. Kau tahu betapa aku merindukanmu,eoh?”

Luhan tak menjawab. Diam tanpa mengucap sepatah kata pun….

“Oppa…Kenapa kau tak menatapku?”Kugenggam pergelangan tangannya dan langsung saja dia menepisnya kasar

“Kenapa kau jatuh cinta padaku?! Kenapa?!”Bentaknya padaku

“Oppa….”

“Bencilah aku setelah ini. Jangan pernah menyukaiku”Ucapnya dingin

Luhan pun pergi, meninggalkanku yang masih saja terus menangisinya….

***

~Don’t Say Goodbye~

Aku juga mencintaimu…. Aku ingin memilikimu, namun aku pun tahu itu takkan bisa kulakukan. Aku tak bisa berbahagia denganmu, sedangkan dia…. Harus menderita karena diriku….

“Bagaimana?”Tanya Sehun

“Hm…”

“Baiklah. Besok kau bisa ke Amerika dan temui Jessica di rumah pamanku”

Jessica. Dialah alasan utamaku, mengapa aku harus melepasmu Seohyun. Dia menyelamatkan nyawa ibuku. Dan dia adalah kakak dari namja bernama Sehun….

Aku harus membalas jasa seorang Jessica, meski itu artinya aku harus kehilanganmu…

“Kumohon…Jaga dia untukku”Ucapku pada sehun sebelum beranjak pergi

“Aku pastikan dia bahagia bersamaku. Tapi… Kau pun harus membuat noona bahagia”

~END~

Mian yah endingnya gaje gini >.<

Mohon komentar dan like kalian ^^

Tentang FadilaHan

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."
Pos ini dipublikasikan di Fanfiction dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke [Drabble] Don’t Say Goodbye

  1. Vi berkata:

    Bagus , tp sad ending >< buat ff seohan lg yaa , couple kesukaanku

  2. Park Rae Sang berkata:

    bagus , tpi thor req SeoHan lgi donk tpi yg lebih dapet feel nya

  3. LuSeo_Love berkata:

    bagus,,!! Go SeoHan !! ^^ bikin SeoHan lagi ne..

  4. melsyfattira berkata:

    Daebak eon!!
    Tpi knapa hrus sad ending😦 ._.

  5. lia berkata:

    ini ad sequel ny ngg????
    bgus crtany

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s