[Drabble Collection] Luhan with SNSD

Gambar

Title         : Drabble Collection

Author     : Fadila Setsuji Hirazawa

Genre       : Romance

Length      : Drabble

Cast          : Luhan & SNSD Member

Note     : Drabble collection ini dalam rangka menyambut hari ulangtahun Luhan yang semakin dekat. Nggak perlu ngebash kalo nggak suka pairingnya,ok? *salam damai* ^^

~Happy Reading~

~13-4-2013~

=Love at First Sight=

[HanSicca Drabble]

Tuk

Terdengar bunyi dua benda yang sepertinya bertabrakan. Dan begitu kuamati, ternyata seorang namja telah menabrak keranjang berisi bola basket. Bahkan lucunya, tubuhnya juga ikut terdorong bersama dengan keranjang itu. Namja itu dengan cepat menjadi pusat perhatian beberapa pasang mata,termasuk juga aku. Dia menggemaskan, itulah kesan pertamaku saat melihatnya.

Dia lantas menggaruki tengkuknya sambil tersenyum kikuk. Dan tentu saja, apa yang dilakukannya semakin membuatku tertarik. Namja polos dan sedikit ceroboh…. Yah itulah dirinya ^^

Tanpa sadar kuikuti namja itu. Aku berjalan tepat di belakangnya sambil terus mengamati punggungnya. Dia masih terus memegangi tengkuknya sambil sesekali membungkuk hormat ketika berpapasan dengan beberapa sunbae.

Kini namja itu memasuki ruang perpustakaan. Kulihat dia sibuk merapikan beberapa buku. Sepertinya namja itu sudah begitu sering datang ke tempat ini. Dilihat dari caranya mengatur buku buku itu.

“Dia menggemaskan….”Ucapku pelan, agar tak terdengar olehnya. Sayangnya suaraku barusan tak cukup pelan untuk tidak terdengar olehnya. Namja itu kini menatapku,membuatku menjadi salah tingkah. Aku tak ingin dia melihatku dengan ekspresi memalukan sehingga kuputuskan untuk segera melarikan diri dari tempat itu.

“Nona….Tunggu”

Tak kuhiraukan seruannya. Aku terus saja berlari hingga…

“ya~ Kalungmu terjatuh”

Aku terhenti seketika dan pada akhirnya aku berbalik dan menghampirinya. Sulit untukku menatap matanya sehingga membuatku terus menunduk menatap ubin(?)

“Gomawo….”Ucapku

Namja itu tak menjawab. Dia perlahan mendekat padaku dan aku pun reflek menutup mata.

“Nah, selesai”

Mendengar ucapannya, aku pun membuka mataku dan menatapnya sambil mengerjapkan mata

“Kalungmu sudah kupasang”

“Eoh…Ne….Gomawo”Ucapku kikuk begitu melihat senyum indahnya

“Aku… Xi Luhan”

Namja itu mengulurkan tangannya dan tersenyum(lagi) hingga membuat wajahku kini terasa panas

“Je…Sicca,jung Jessica”

=Love at First Sight End=

.

.

.

=Burung Kertas=

[Hyo-Han-Yoon Drabble]

“Oppa…. Ayo kita ke puncak menara”

Yoona  dan Hyoyeon menarik tanganku dan kami pun berlari menaiki deretan anak tangga yang jumlahnya tak bisa dibilang sedikit itu. Aku mulai merasa kewalahan, namun kedua adikku itu malah bersemangat. Bahkan mereka berdua sampai di puncak menara lebih dulu.

“Yak~ Kalian..Hosh…hosh….”

“Oppa…. Kau lambat!hahaha” Keduanya lantas melakukan high five kemudian menertawaiku yang sedang menormalkan kembali pernafasan(?)

“Oppa, cepat kita terbangkan burung kertas ini. Hujan rasi bintangnya sudah mulai”

Dengan sisa tenaga yang kukumpulkan aku pun segera menuju ke puncak. Dan benar saja, rasi bintang jatuh kini telah bertebaran di langit. Tak henti hentinya kudengar decakan kagum dari kedua mulut adikku itu. Mereka terus mendongak ke atas,mengamati setiap bintang yang jatuh

“Ya! Ayo kita melempar burung kertasnya”

Mereka sontak menatapku dan langsung mengambil beberapa burung kertas yang sejak kemarin mereka buat. Inilah kebiasaan kami, melempar burung kertas dari ketinggian saat ada momen hujan rasi bintang seperti ini. Burung kertas yang telah kami tuliskan harapan harapan itu kini siap kami terbangkan. Mungkin ini agak konyol, tapi aku senang melakukannya

“Hana….”

“Dul….”

“Set”

Bersamaan kami pun menerbangkan burung kertas itu hingga tak ada lagi yang tersisa. Semoga keinginan yang tertulis pada burung kertas itu dapat terwujud

“YA! SIAPA YANG MELEMPAR KERTAS DI TENGAH MALAM BEGINI,EOH?!”

Suara si ajjuma galak-tetanggaku- kini terdengar. Aku,Yoona dan Hyoyeon saling menatap sebelum akhirnya menuruni deretan anak tangga dengan cepat agar tak ketahuan. Namun sial, ternyata ajjuma itu telah menunggu kami tepat di bawah.

“KALIAN…. BERSIHKAN HALAMANKU BESOK PAGI. DAN…. UNTUKMU YOONA,BERUSAHALAH UNTUK MENDAPAT NILAI SERATUS DALAM PELAJARANKU BARU KUIZINKAN KAU BERPACARAN DENGAN SEHUN!”

Kata kata terakhir ajjuma lantas membuatku dan Hyoyeon menatap Yoona. Dia tersenyum kikuk sebelum akhirnya lari mendahului kami

“YOONA!!!”

=Burung Kertas End=

.

.

.

=Wink=

[Han-Fanny Drabble]

Meski berkali kali mencoba,Luhan yang sejak tadi telah frustasi(?) itu tetap saja tak kunjung bisa melakukan wink dengan sempurna. Hal ini lantas membuat Tiffany yang sejak tadi bersamanya terus mendengus kesal. Pasalnya yeoja yang dikenal mampu melakukan wink dengan begitu baik itu kini darahnya sudah naik hingga ke ubun ubun. Bagaimana tidak, Luhan membuatnya melewatkan waktu makan siangnya yang berharga hanya untuk mengajari cara melakukan wink sempurna.

“Ya! Menyerah saja! Setahun pun aku mengajarimu kau takkan bisa melakukannya!!!”Omel Tiffany

“Aku takkan mungkin menyerah”

“Beritahu aku alasanmu hingga kau sampai memaksakan diri begini”

“Baik. Pertama…. Karena aku sedang menyukai seseorang sekarang ini”

“Kedua?”

“Karena…. Yeoja yang kusukai itu pandai melakukan wink. Dan aku ingin dia terpesona melihatku melakukan wink di hadapannya”

“Dan ketiga?”

“Karena aku…Menyukaimu, Hwang Tiffany….”

Tiffany lantas terkekeh dan langsung memeluk Luhan. Namja itu pada awalnya terkejut, namun tak berapa lama, senyum manis terukir di bibirnya. Dia pun lantas membalas pelukan Tiffany, dengan begitu eratnya

=Wink End=

.

.

.

=One Hundred Letter=

[YulHan Drabble]

   Ini surat ke sembila puluh sembilan dari si pengirim yang sama. Dengan mudahnya kuketahui bahwa pengirimnya adalah orang yang sama hanya dengan melihat bentuk amplopnya yang selalu sama. Anehnya aku tak pernah merasa terganggu sedikitpun dengan adanya surat surat ini. Sejak pertama kali mendapati surat ini di lokerku, tak henti hentinya aku tersenyum. Selalu saja dalam surat itu disertakan urutan nomor surat dan juga selembar  sketsa diriku. Semuanya membuatku merasa tersanjung.

  Surat itu terus berdatangan hingga kini telah mencapai jumlah sembilan puluh sembilan. Mungkinkah di saat surat ke seratus nanti….Dia akan muncul di hadapanku? Entahlah, hanya dia dan Tuhan yang tahu

  Hingga sebulan berlalu, tak kunjung surat yang kunantikan datang. Aku terus menunggu seperti orang bodoh. Mungkin harusnya kutinggalkan surat balasan untuknya. Mungkin dia pikir aku mengabaikannya. Aku harap dia takkan berpikir begitu….

Ketika menuju ke lokerku, aku terkejut ketika menemukan sepucuk surat dengan amplop yang sama. Agak terburu buru aku membaca isinya, dan dengan segera mendatanginya

“Suratmu yang keseratus…. Kenapa begitu lama?”

Namja itu terkejut melihatku yang kini berada di hadapannya. Dia sepertinya bingung harus melakukan apa setelah aku mendatanginya

“Eng…. Aku….”

“Aku tahu itu kau,Xi Luhan. Namja yang selalu menghadiahi aku sketsa dan meletakkannya bersama keseratus surat dan juga…. namja yang selalu bersembunyi di antara loker sambil mengamatiku”

= One Hundred Letter End=

.

.

.

=In Library=

[Han-Sun Drabble]

“Ugh….Tinggi sekali”

Kulihat seorang yeoja sedang berjinjit untuk bisa menggapai bagian teratas rak buku di perpustakaan. Wajahnya terlihat begitu kesusahan.

“Eum,nona….Bisakah aku membantumu?”Tawarku dengan halus. Nona itu terkejut dengan kehadiranku hingga tak sengaja membuat rak itu jatuh.

Brruuukkk

Terdengar suara buku buku yang berserakan berikut dengan rak yang digunakan untuk meletakkan buku buku itu.

“Nona…. Gwenchana?”Tanyaku pada nona itu

“Eoh” Jawabnya datar. Dia kemudian mengambil sebuah buku yang tergeletak diantara buku buku lainnya yang jatuh. Lantas nona itu pergi dan meninggalkan aku bersama dengan semua buku yang berantakan itu.

“Hah? Ya! Nona,kau….”

Semula aku berniat untuk mengejarnya kemudian memarahinya, namun niatku kuurungkan begitu kulihat tag namenya terjatuh. Dan tertulis nama Lee Sun Kyu di atasnya. Temuanku ini….Pasti membuatnya akan kembali dan membereskan segala kekacauan di sini

“Cepat kembali dan bereskan semua ini, nona lee Sun Kyu”

=In Library End=

.

.

.

=Miss Choi=

[Han-Soo Drabble]

“Xi Luhan…. Temui aku sepulang sekolah”

Dia-Miss Choi- untuk kesekian kalinya memanggilku ke ruangannya. Memang selalu aku yang dipanggil ke ruangannya setiap kali selesai pembagian hasil ulangan sastra.

Bagi yang lain, panggilan dari Miss Choi memang menakutkan, tapi bagiku…Ini suatu kebahagiaan tersendiri. Aku bersyukur aku payah dalam pelajaran sastra. Kekurangan yang sungguh aku syukuri ^^

Dan sekarang, aku harus mengerjakan kumpulan soal sastra sesuai perintah Miss Choi. Lagi lagi, miss Choi memberiku soal yang begitu sulit untuk ukuran kemampuanku yang payah ini. Tapi aku tetap harus terus berusaha mengerjakannya

“Xi Luhan… Aku heran denganmu. Bagaimana bisa kau selalu mendapat nilai rendah setiap kali mengikuti ulangan dalam mata pelajaranku?”

“Eum…. Mungkin….Ini takdir, Miss Choi”

“Mwo?”

“Karena nilaiku itulah, aku jadi bisa lebih sering berada disini, mengerjakan soal di ruanganmu dan… Tentunya dengan kau di dekatku, Miss Choi”

=Miss Choi End=

.

.

.

=Place for…=

[Han-Yeon Drabble]

Setiap hari sehabis berlatih, selalu kuamati dirinya yang tengah memainkan tuts piano. Jari jarinya terlihat begitu lincah memainkan beberapa not dalam partitur. Kadang, aku pun mendengarnya ikut menyenandungkan lirik dari lagu yang dimainkannya. Dentingan piano yang selalu memenuhi hatiku. Tak bosan telingaku mendengarkannya, meski berulang kali.

Setiap kali mengamatinya, Luhan selalu mengosongkan sedikit tempat duduknya. Seakan akan namja itu sedang menantikan seseorang untuk duduk di sampingnya. Ingin rasanya aku menghampirinya, kemudian akulah yang nanti akan menjadi teman duduknya.

Hari ini pun aku masih saja mengamatinya dari balik pintu. Dan selalu saja, dia mengosongkan bagian tempat duduknya. Membuatku semakin berharap…

Saat sedang menikmati lagu dari piano itu, tiba tiba saja Luhan berhenti. Aneh, tak biasanya Luhan menghentikan permainannya di tengah seperti itu. Apa ada yang salah dengannya kali ini?

Kulihat Luhan menarik nafas sejenak, kemudian mulai mendekat pada mikrofon yang terletak di sampingnya

“Datanglah padaku, hei gadis yang di sana. Hampiri aku dan jadilah pengisi tempat di sampingku. Kim Taeyeon…. Saranghaeyo….”

=Place for… End=

.

.

.

=I Want to Kiss You=

[SeoHan Drabble]

Aku takkan pernah bosan mengamati yeoja yang kini bersandar di bahuku ini. Dia terus tersenyum dan sesekali menunjuk nunjuk ke arah langit. Tepatnya ke arah bintang yang dilihatnya. Sejak pertama kali mengenalnya, aku langsung tahu dia begitu menyukai bintang. Karena hatiku terpesona padanya saat melihat wajahnya yang tengah tersenyum mengamati ribuan bintang di langit malam

“Seo-ah….”Panggilku. Namun tak kudengar suara sahutannya. Apa mungkin dia…

“Ternyata tidur….”

Dengan lembut kubelai rambut panjangnya. Kuperhatikan lagi wajahnya. Dia benar benar secantik malaikat. Semua yang ada di dalam dirinya bagiku adalah semua kesempurnaan dari seorang wanita.

“Oppa…. Kau tidak bosan memperhatikan aku terus,eoh?”

Aku sedikit terkejut ketika tahu bahwa ternyata Seohyun sedang berpura pura tidur. Dia menyipitkan mata sambil menatapku

“Wae?”Tanyaku “Aku ini  bukan penjahat. Kenapa menatapku begitu?”

“Tentu saja, kau bukan penjahat” Ujar Seohyun. Dia mencubit hidungku dan sukses membuatku merasakan sakit di hidung akibat cubitannya

“Ya! Sakit….”Erangku. Seohyun tetap terkekeh dan sesekali mengejekku

“Appo? Uh, kasihan suamiku….Sini sini”Ujarnya

Sebuah ide jahil terlintas di pikiranku. Aku ingin membalas perbuatannya…. ^^

“Seohyun….”

“Eoh?”

“Lihat, ada bintang jatuh”

“Mana?”

Kuarahkan jari telunjukku ke arah langit, dan membuatnya menoleh. Dan di saat yang sama, kusentuh bibirnya itu. Aku sengaja membohonginya agar bisa memberinya ‘balasan’, seperti yang sekarang ini kulakukan.

“Oppa…. Dasar!”Ucapnya

“Balasan untukmu. Siapa suruh mencubit hidungku. Itu benar benar sakit”

Seohyun lantas mengerucutkan bibirnya, membuatku terkekeh karenanya. Tiba tiba saa dia menangkup(?) kedua sisi wajahku dan menyambar bibirku dengan bibirnya secara tiba tiba.Tak kurang dari beberapa detik bibir kami saling menyatu

“Aku berhasil membalasmu”Ucapnya dengan seringai nakal di wajahnya

“Dan…. Aku akan membalasmu lagi”Ucapku.  Kudekatkan wajahku padanya, namun dia memalingkan wajahnya dan mendongak ke atas.

“Ya…”

“Oppa… Ayo ucapkan permintaanmu. Tadi aku baru saja melihat bintang jatuh”

“Tapi….”

“Ayo! Nanti permintaanmu takkan terkabul jika kau berlama lama”

“Ah…Ne, arra”

Kami pun memejamkan mata dan setelah selesai, kami pun membuka mata. Seohyun menatapku lekat

“W-waeyo?”Tanyaku

“Oppa… Permintaanmu tadi….Beritahu aku”Pintanya dengan manja

“Eoh…. Ra-ha-sia”Ucapku. Seohyun mengerucutkan bibirnya mendengar jawabanku. Aku memang ingin mengerjainya

“Oppa….”Kini dia menarik lengan bajuku. Sepertinya Seohyun benar benar penasaran karena hal itu

“Permintaanku…..”Kugantungkan kata kataku dan langsung mengecupnya “Yaitu…. Agar bisa selalu menciummu”

“Ish, konyol!”

“Mungkin konyol, tapi memang itulah permintaanku”Ujarku dengan santai “Kau mau mewujudkannya?”Tanyaku

“Eum… Aniyo”Jawabnya

“Mwo? Kau… Tak ingin mencium suamimu ini?”

“Ani. Karena… Aku ingin… Kau yang menciumku, oppa…”

Seohyun menundukkan wajahnya. Pasti sekarang ini wajahnya dipenuhi rona merah. Meski tak dapat terlihat karena tertutupi gelap malam, namun aku tetap bisa mengetahuinya.

“Keinginanmu kukabulkan, Seo Jo Hyun….”

Kurengkuh wajahnya dan sekali lagi kami membagi perasaan lewat sebuah ciuman….

=I Want to Kiss You End=

Gimana ceritanya readers? Anehkah? Gaje?

Ditunggu saran,kritik(yang memotivasi) kalian ^^

Salam damai, *peace* ^__^

Tentang FadilaHan

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."
Pos ini dipublikasikan di Comedy, Family, Fanfiction, Fluff, Friendship, life, Marriage Life, Romance, School Life dan tag , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke [Drabble Collection] Luhan with SNSD

  1. LuSeo_Love berkata:

    iiihh…,, gk gaje sama sekaliii thoor ^^…
    I Like =I Want to Kiss You End= ^^
    sweet bggett….^^ hahaa ..aq senyum” sendiri bacanya ..^^
    waiting next FF ~

  2. Vi berkata:

    aku suka yg seohan🙂 sweet banget

  3. lujuhyun berkata:

    seohan yaampuunn<3 wahahahahaha konyol sekali mereka cium2an X)

  4. venme berkata:

    paling suka yang seohan dong…..kekeke

  5. YuuChan berkata:

    Seohan❤ <

  6. byun bunnies berkata:

    paling keren seohan

  7. liliknisa berkata:

    yulhan ^^

  8. Xi Xiao Hwang berkata:

    I Love LuFany (Luhan Tiffany) B-)❤
    Wink (y)❤

    /Xiao Lu wink nye kece eh :3 \

  9. Seokyualways berkata:

    SeoHan uhhh<33333

  10. kayla berkata:

    iiihhh,,so weet bgt🙂

  11. Siti Fatimah berkata:

    YulHan❤

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s