[Drabble] Family (Luhan with f(x))

My Family…

family 1

Title           : My Family…

Author       : Fadila Setsuji Hirazawa

Genre         : Family

Length        : Drabble

Cast            : Luhan (EXO-M) & f(x)

Note           : disini semua member f(x) usianya saya buat lebih muda daripada Luhan. Hanya untuk kebutuhan cerita saja. Karena itu, mohon pengertiannya untuk semua readers >..<

~Happy Reading~

.

.

.

“AKU SUDAH TIDAK TAHAN!!!”

Xi Luhan, namja yang harus hidup bersama dengan lima adik perempuannya itu kini merasa frustasi. Pasalnya namja itu-Luhan- setiap harinya dihadapkan dengan rutinitas rutinitas yang selalu menuntutnya agar bisa bahkan harus bisa melakukannya meski sekalipun letih bercampur kesal merasukinya. Luhan yang pada kehidupan sehari harinya harus mengurusi kelima adik perempuannya disamping harus belajar untuk sekedar mempertahankan gelarnya sebagai namja tampan tanpa celah. Namja dengan kepintaran dan keteladanan yang sangat bisa untuk menutupi segala ketidak sempurnaan dalam hidupnya yang sebenarnya jauh dari kata sempurna itu

Kini namja itu telah mencapai batas kesabaran. Emosinya kini meledak dengan emosi yang kini membuncah dan lantas menimbulkan reaksi mengejutkan di wajah kelima adik perempuannya itu. Tentu saja mereka akan memperlihatkan ekspresi seperti itu begitu melihat kakak lelaki mereka itu kini meledak layaknya bom manusia yang kapan saja bisa segera meledak ledak. Sepanjang hidup bersama kakaknya itu, kelimanya tak pernah melihat Luhan semarah seperti sekarang. Kesal dan sedikit meneriaki mereka sambil mengerjakan pekerjaan rumah memanglah hal wajar yang selalu-tak pernah-terlewat dari keseharian mereka. Dan Luhan bisa dikatakan ‘andalan’ untuk segala urusan. Bahkan Luhan pula yang sering menjadi ‘juri’ dalam menilai calon kekasih mereka. Meski kadang sikapnya itu menurut Krystal dan Amber-dua diantara kelima adiknya- terlalu over dan lebih mirip ‘ibu galak’ daripada seorang kakak.

“Oppa….”Rengek luna-salah seorang adiknya- dengan manja sambil bergelayut di lengan kakaknya itu. Namun Luhan langsung menghempas agak kasar tangan Luna

“Mwo? Kau akan membujukku lagi, kemudian akan menyuruhku memasak untuk kalian? Dan kalian….Aish sudahlah!”

Luhan menggerutu dan langsung menghilang di balik pintu setelah membanting pintu dengan keras.

“Oppa….Mianhae….”Ucap mereka dengan penuh penyesalan. Kemudian Sulli langsung mengambil mantel bulunya dan lantas pergi

Sedikit menceritakan tentang Sulli-adik keempat Luhan-. Yeoja ini adalah adik Luhan yang dikenal-baik dalam keluarga dan lingkungan pertemanan- memiliki kepribadian tenang dan tak suka banyak bicara. Jikalau dia berbicara hanya seperlunya saja. Kadang,Luhan selalu merasa bingung dan tak jarang terjadi miss komunikasi dengan adiknya itu. Namun meski begitu Luhan selalu menganggap Sulli adalah ‘istimewa’. Apakah karena Luhan menyimpan perasaan pada adiknya sendiri? Apakah ini akan menjadi cinta terlarang antar sesama saudara? Jawabannya tentu saja bukan. Karena di sini author tak sedikitpun berkeinginan alur cerita untuk fanfiction ini menjadi cerita yang berunsur romance#author nyempil–___–

Ini alasannya hingga Luhan menganggap ‘istimewa’ adiknya itu. Bingung harus dijelaskan bagaimana awalnya jadi saya menjelaskan sesuai apa yang terlintas di pikiran saya saja. Kembali ke cerita dan tak perlu hiraukan author, Sulli yang satu satunya tak menitikan airmata saat kedua orangtua mereka mengalami musibah kecelakaan yang meregang nyawa mereka. Hanya tatapan kosong yang bisa Luhan tangkap dari pancaran mata Sulli pada saat pemakaman orangtua mereka. Bahkan dia yang seorang namja pun tak kuasa menahan tangis. Dan pada saat itu, sempat terlintas di benak Luhan bahwa adiknya itu memiliki hati dingin. Spekulasi yang mungkin mungkin saja akan terlintas di benak Luhan yang saat itu bahkan belum dapat dikatakan remaja seutuhnya itu.

Suatu malam ketika hujan disertai badai pada saat itu.Luhan tiba tiba saja terbangun dan tubuhnya bergetar. Luhan memang namja yang akan merasa takut ketika petir disertai badai datang. Biasanya namja ini akan langsung mendatangi kedua orangtuanya yang tengah terlelap dan kemudian mengambil posisi tidur diantara mereka. Tidur sambil menggenggam tangan kedua orang tuanya. Namun… Kali ini namja itu harus bisa mengatasi rasa takutnya tanpa bisa mengharap kedua orangtuanya berada di sisinya. Dia pun berusaha untuk mengatasinya dengan cara keluar dari kamarnya. Dan disaat yang hampir bersamaan, siluet seorang gadis kecil terlihat olehnya. Gadis itu tengah memeluk lututnya dan samar, Luhan dapat mendengar isakannya. Hingga petir yang entah sudah berapa kali muncul itu kini kembali menerangi langit dan langsung dilanjutkan dengan dentuman keras yang membuat yeoja itu berteriak agak keras sambil menutupi telinganya rapat. Dari suara itu, akhirnya Luhan tahu siapa yeoja kecil itu

“Ssull….”

Luhan mengucapkan namanya lirih. Kemudian perlahan menghampiri Sulli. Di hadapannya kini Sulli tengah terisak dengan wajah yang menghadap ke lantai.

“Ssull…”Panggil Luhan. Dan Sulli perlahan mengangkat kepalanya. Dilihatnya luhan yang kini berdiri tepat di hadapannya.

“Waeyo?”Tanya Luhan. Dia mensejajarkan posisinya dengan Sulli

“Wae?”Tanya Luhan lagi, namun tetap tak ada jawaban dari Sulli. Hingga pada akhirnya Sulli menangis meraung di pelukan Luhan saat petir untuk kesekian kalinya kembali muncul. Anehnya saat itu Luhan yang takut petir itu malah tak menunjukkan rasa ketakutan sedikitpun dan malah sedang menenangkan adiknya itu.

Sulli telah memberinya keberanian. Sulli telah membuatnya mendapat kekuatan. Sulli pula yang kemudian membangkitkan kesadaran akan tanggung jawabnya sebagai kakak dan pelindung bagi adik adiknya

Dan itu mungkin hanya sedikit kilas balik kehidupan seorang Luhan yang kini telah mengemban tanggung jawab lebih itu. Menjadi selayaknya kakak dan juga ‘orangtua’ bagi kelima adiknya

=My Family=

Sulli mendesah lega begitu menemukan Luhan yang kini tengah duduk pada sebuah ayunan di sebuah taman yang tak jauh dari rumah mereka. Sulli lantas tersenyum tipis dan berjalan menghampiri Luhan.

“Oppa….”

Panggil Sulli yang kini berada di hadapannya. Luhan menggumam malas dan kemudian kembali diam. Sulli pun mensejajarkan posisinya dan luhan dengan berjongkok. Berusaha merendahkan posisi tubuhnya.

“Waeyo,Ssul?”

“Mianhae”Ucap Sulli. Dia pun menggenggam tangan kakaknya itu “Maaf kami telah begitu banyak merepotkanmu. Aku… Merasa bersalah karena tak bisa menjadi adik yang baik. Kami hanya sering mengandalkanmu tanpa pernah tahu betapa kau begitu lelah dengan semuanya”

Ucapan yang tak terlalu panjang itu terasa menohok hatinya kini. Dalam terasa dihatinya makna dari maaf yang terucap dari mulut adiknya itu. Luhan lantas tersadar kembali akan tanggung jawabnya. Dan sekali lagi itu semua karena Sulli.

“Sulli-ah….”

“Eoh?”

“Gomawo. Kau tahu…. Kau itu adikku yang special. Kau itu sumber kekuatanku. Aku… Bisa sampai sekarang ini bukan hanya karena usahaku, namun… karena semangat darimu dan lainnya. Kalian…. Keluarga yang berharga”Ucap Luhan dengan mata yang mulai dipenuhi cairan bening#sini oppa saya basuh airmatanya *ditendang exotic*

“Eoh”

“OPPA!!!”

Terdengar suara Krystal,Luna, Amber dan Victoria yang sedang berdiri di depan taman. Mereka pun bersamaan menghampiri Luhan dan langsung berhambur memeluk kakak mereka itu

“Oppa….Mianhae….”Sesal mereka. Luhan pun terseyum dan balas memeluk mreka berempat. Dan Sulli? Yeoja itu berdiri dengan senyuman tipisnya. Menurutnya pemandangan yang dilihatnya itu agak…. errr menggelikan

“Ya, ayo bergabung”Ucap Luhan

“Aniyo. Menggelikan”Ucap Sulli

Tiba tiba saja mereka berhambur dan semuanya kini saling berpelukan, tepatnya sedang memeluk Sulli

Keluarga…..

Itulah aku dan keempat adikku

Keluarga….

Semua suka maupun duka dilewati bersama

Dan keluarga…..

Memberiku kekuatan untuk bisa menghadapi apapun. Meski bukan dengan kesempurnaan, namun aku yakin dengan mereka… Hidupku akan menjadi sempurna

=My Family END=

Mian gaje dan alurnya aneh

Mohon komentarnya >.<

Tentang FadilaHan

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."
Pos ini dipublikasikan di Family, Fanfiction, Fluff, life, Sad dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

13 Balasan ke [Drabble] Family (Luhan with f(x))

  1. iswarii berkata:

    Wkwkwk . . Tumben Sulli jadi anak pendiem, biasanya kan petakilan. .😄
    Suka thor.

  2. suka bnget tentang family !!

    tpi lebih suka sulli yg manja dan suka merengek !!

    tpi ff nya keren

  3. ama thaib berkata:

    keren aq ampe nangis bcanya😥

    #lebay

    di tngu ff yg lainnya ya

  4. Chicha berkata:

    keren! Tp ak ngerasa aneh ngeliat sulli yg pendiam d’sini. Mnrt k lbh pants krystal… Tp keren ko ffx! Daebak..

  5. rindra. berkata:

    nangis T_T

    • fadilasetsuji berkata:

      Jangan nangis dong,nanti Jakarta banjir(?)#justkidding😀

      Gomawo udah komentar yah chingu ^_^

      • rindra. berkata:

        waaa cheonma :3
        aduh, aku suka banget sama fanficnya, kata perkatanya enak dibaca, udah gitu rapi T_T
        aku suka alurnya, ditambah lagi perasaan seorang kakak yang jelas dan tepat banget ada disini. this fanfic will be my fav on my list T_T
        keep writing ya, buat fanfic gini lagi please :3

    • fadilasetsuji berkata:

      Jinjja? Justru menurut aku FF ini aneh. Kenapa? Karena aku terlalu banyak ngomongnya(red : deskripsi) dan ada nyempilnya juga,hehe*itu memang kebiasaan aku bikin FF* [:D]

      Okelah,itu menurt chingu dan aku mau bilang makasih karena udah baca dan tentunya ngomentarin FF ini 🙂

      Jeongmal gomawo dan mohon maaf lahir batin juga yah (besok lebaran soalnya)🙂

      • rindra. berkata:

        ahaha itu udah khas dari masing2 author kan😀
        iya, sama sama kok, mohon maaf lahir batin juga ya ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s