[Drabble] Kai Kris with SNSD Drabble Collections

remake cover kai kris snsd drabble

Title           : Kris-Kai with SNSD

Author       : Fadila Setsuji Hirazawa

Genre        : Romance,Sad(dikit),School life,Comedy(maybe)

Length       : Drabble

Cast            : Kris (EXO),Kai (EXO) & SNSD

Note           : Mian untuk typo dan bahasa amburadul ^^ Dan semoga Para Sone dan Exotic nggak ada yang kecewa ama couple/alur ceritanya ^^ (Peace). FF ini memiliki sedikit keterkaitan –masing masing satu cerita Kris dan satu ceritanya Kai- ^^

 Examp : Kris Sicca sama Yoonkai latar tempatnya sama. *author jadi bingung mau ngejelasin gimana,hehehe* ^^

~Happy Reading~

=Kris-Sicca=

Love Blossom

Di tengah cuaca siang yang terik itu, terlihat sepasang kekasih tengah menikmati momen bersama. Tak mempedulikan beberapa pasang mata tengah mengamati mereka sebagai ‘tontonan gratis’, keduanya terus saja mengukir(?) momen indah berdua. Seperti kata orang(?), semua yang tengah menikmati masa masa berpacaran pasti akan memiliki anggapan ‘apapun menjadi satu’ dan mungkin itu penggambaran yang cocok untuk mereka yang kini tengah saling berpandangan sambil menyeruput isi segelas jus. Segelas berdua…. ^^ *author jadi ngiri(?)*–___–

Dan kini kedua pasangan itu tengah bersiap untuk menaiki bianglala. Keduanya kini sibuk mengantri. Dan ternyata siang itu banyak pula pasangan yang ingin memilih wahana bianglala.

“Oppa…”

Jessica-yeoja itu- tiba tiba saja menarik lengan baju Kris-namjachingunya- dan menunjukan wajah manjanya begitu Kris menatapnya

“Waeyo?”Tanya Kris

“Panasss…..”Jessica mengeluh sambil mengibaskan tangannya. Kini di wajahnya bahkan terdapat cukup banyak peluh. Dan tentu saja, melihat kondisi yeojachingunya itu, Kris akhirnya menjadikan telapak tangannya sebagai pelindung untuk yeojachingunya itu

“Bagaimana? Cukup terlindungi?”Tanya Kris lembut. Dan Jessica menggangguk mantap sambil menatap namjachingunya itu.

Pemandangan yang lagi lagi menjadikan beberapa pasang mata melihatnya sebagai ‘tontonan gratis’. Dan keduanya masih tetap tidak peduli. Singkatnya, dunia selalu menjadi milik mereka berdua.

Bahkan operator(?) yang bertugas memegang kendali saat itu ikut menyaksikan mereka. Namun dengan wajah ditekuk dan mulut mengerucut. Dan author yang juga merasa iri dengan mereka ikut menunjukan ekspresi yang hampir sama dengan si operator(?).

Dan sepertinya karena terlalu sibuk mengamati Kri dan Jessica, si operator(?) melupakan bianglala yang terus berputar tanpa henti. Membuat beberapa pasangan di dalamnya mengeluh….

“Gomawo oppa….”Ucap Jessica

“Ne,cheonma. Chagi”Kris membalas ucapan Jessica dan kemudian mencubit ujung hidung Jessica.

Kedua pasangan ini terus saja bercanda gurau sambil menunggu antrian yang –tanpa disadari keduanya- tetap saja tidak berkurang. Penyebabnya? Baca saja scene sebelumnya…. ^^

=Love Blossom End=

=Yoon-Kai=

Ice Cream

“Kau lihat pasangan yang disana? Mereka mesra sekali….”

Kai menunjuk sepasang kekasih yang tengah menjadi tontonan beberapa pasang mata, termasuk Kai diantaranya. Dan memang pasangan itu sejak tadi terus menjadi ‘tontonan’ mata seorang Kai. Pasangan itu (Yang tahu siapa pasangan itu, tulis di kolom komen yah) membuat Kai merasa iri.(sama kayak siapa yah?) Pasalnya, meski sekarang ini dia sedang bersama Yoona-yeojachingunya- namun Yoona tetap saja bersikap tak selayaknya seperti seorang yeojachingu. Yeoja itu-Yoona- malah asyik menelusuri tiap baris demi baris kalimat yang tertuang di dalam buku saku miliknya. Memang,Yoona nyatanya cukup berbeda dengan yeoja kebanyakan. Tak banyak bicara dan lebih suka berpetualang dalam fantasi khayalannya sendiri daripada mementingkan sesuatu yang sifatnya realis. Dan Kai contoh dari sesuatu yang realistis itu.—____—#poor oppa ^^

“Yoongi-ah….”

Kai tiba tiba saja duduk dan mendekati Yoona yang tengah asyik dengan buku sakunya. Membuat yeoja itu merasa sedikit terusik.

“Wae?”

“Ya~ Kau tidak  ingin naik bianglala?”tanya Kai dengan begitu manjanya. Namun Yoona justru menatapnya heran

“Ya~ Kau lihat sendiri antriannya. Banyak sekali orangnya. Dengan kulit eksotikmu itu, kau masih ingin mematangkan kulitmu itu lagi?”Ucap Yoona penuh penekanan. Setelah itu Yoona kembali berkutat dengan buku miliknya, membuat Kai mengerucutkan bibirnya

“Ish…..”

Kai kembali merasa iri dengan pasangan yang terlihat begitu mesra itu. Dan berkat itu, Kai akhirnya terpikirkan ide yang mungkin saja akan membuatnya memiliki momen indah di siang terik itu bersama Yoona.

“Kau jenius Kim Jong In,hahaha”Kai mengatai dirinya sendiri jenius dan lantas tertawa. Kemudian dia pergi meninggalkan Yoona dan menghampiri seorang penjual es krim.

“Aku beli es krim cokelat itu”

“Es krimnya tinggal tersisa satu”Ucap si penjual sambil menggaruki tengkuknya

“Bagus. Ayo aku yang be…AW!”

Kai meringis kesakitan sambil mengibaskan tangannya yang ternyata baru saja digigit seorang gadis kecil yang telah memesan es krim itu sebelum Kai

“Ya! Appo!!”

“Kakak kulit cokelat, itu es krim milik Hana! Hana kan sudah memesan duluan”

Akhirnya keduanya yang sama sama tidak ingin mengalah itu sama sama saling melotot. Tingkah mereka itu membuat si penjual hanya bisa menggelengkan kepala. Sungguh kekanakan–___–

“Adik kecil…. Kau itu tak boleh banyak makan yang manis,ok?”Kai tersenyum*red : ngebujuk* pada anak kecil bernama Hana itu. Namun sepertinya Hana tak sedikitpun luluh dan justru bersikukuh(?) untuk menjadikan es krim itu miliknya

“A-n-i-y-o! Lagipula kakak kan kulitnya sudah cokelat, jadi kakak yang seharusnya tak boleh banyak makan es krim cokelat,ok?”Hana-gadis kecil itu- tersenyum pada Kai. Dan harus diakui, untuk ukuran seorang anak kecil, Hana memang bernyali besar. Bahkan tak gentar menghadapi Kai yang terpaut lebih dewasa darinya#Kai dikalahin anak kecil?

Bukannya mengalah,Kai justru melancarkan sejuta cara yang baru saja terlintas di benaknya untuk membuat gadis kecil itu mengalah. Namun tak juga cara Kai berhasil membuat gadis kecil itu mengalah.

“Kami beli es krimnya”

“Oh silahkan”

Kai dan Hana terkejut mendengar suara yang berkata ingin membeli es krim itu. Keduanya sontak memandangi si penjual dan kemudian sepasang kekasih yang baru saja membeli es krim itu.

“AJJUSSHI!!!!”

Keduanya-Kai dan Hana- menggerutu kesal. Pertengkaran yang tak kunjung selesai itu justru berujung pada keduanya yang tak mendapat es krim itu. Dan ajjushi itu malah terkekeh-_-

Akhirnya, keduanya pun kembali tanpa es krim. Desahan kecewa terus terdengar saat keduanya melangkah ke arah yang sama. Dan keduanya langsung berhenti begitu melihat kedua ‘teman’ mereka tengah duduk bersama. Yoona tengah asyik dengan seorang anak lelaki kecil yang ternyata adalah teman Hana.

Keduanya pun menyadari keberadaan Kai dan Hana dan lantas berkata…

“KEMANA SAJA?LAMA SEKALI!”

Ucapan itu membuat Kai dan Hana melongo…. 0.0

=Ice Cream End=

=Hyo-Kai=

Let’s Dance Together

Aku merasa berdebar setiap kali memikirkan tentangnya. Aku selalu sekali bisa menyatakan perasaanku padanya saat acara pesta dansa sekolah. Katakan saja aku ini gadis pemimpi. Katakan saja aku ini manusia yang tak realistis. Karena memang itulah diriku, si gadis pemimpi yang selalu menciptakan dunia sendiri dengan khayalan. Selalu mengharapkan Kai menjadi pangeran dan aku menjadi putrinya. Tak salah memang ketika setiap manusia menciptakan angannya sendiri,namun…. kita pun harus menyadari bahwa hidup bukan untuk dikhayalkan. Hidup itu bersifat nyata, bukan abstrak.

“Hah….”Aku mendesah saat menatap kotak sepatu yang kini tengah kupegang. Isinya adalah sepasang sepatu yang ingin kuberikan padanya. Mungkin ini takkan menjadi hadiah ter istimewa baginya, namun dengan dia memberikan tempat untuk hadiahku itu sudah lebih dari cukup. Sangat cukup untuk bisa membuatku melambung tinggi. “Bodohnya aku… Menyukai bintang yang begitu bersinar sepertinya”Ucapku lirih. Aku sengaja bersembunyi di balik ruang dansa agar tak ketahuan oleh Kai. Aku sering mengamatinya dari sini. Mengamati dirinya yang selalu fokus saat menari di satu ruangan khusus. Ruangan yang sepertinya memang untuk penari terpilih sepertinya.Bukannya untukku, si pemula yang lebih mirip ‘kuncup bunga liar’

“Hyoyeon”

Aku tersentak mendengar Kai memanggilku dari ruangan ‘miliknya’ itu. Reflek kusembunyikan wajahku darinya. Dan begitu kuyakin dia pergi… Ternyata dia telah berdiri tepat di hadapanku. Menatapku heran dan tatapan itu justru membuatku salah tingkah

“Eoh….Kai, a-annyeong”Ucapku terbata bata. Lantas Kai menarik tanganku dan kini jarak kami begitu dekat. Semakin dekat hingga membuatku reflek menutup mata. Lantas kudengar dia membisikkan sesuatu tepat di telingaku.

“Aku ingin berdansa denganmu sambil memakai sepatu pemberianmu”

Kata kata itu membuatku membeku dalam sekejap…..

=Let’s Dance Together End=

=Kris-Yuri=

Cinta yang Baru?

Pemandangan menyesakkan yang baru saja kulihat kemarin sungguh membuat konsentrasiku hilang. Aku bahkan berkali kali melakukan kesalahan hingga pada kesalahan terakhir yang kubuat pada akhirnya membuatku harus berbaring pasrah di rumah sakit akibat cedera di kakiku ini.

“Ish…. Kenapa aku bisa melakukan kesalahan terbodoh dalam hidupku?!”

Terus saja aku menggerutu sambil memukuli kakiku. Kuluapkan segala amarah, cacian bahkan umpata demi umpatan yang terus meluncur dengan begitu lancarnya dari mulutku. Semuanya kutujukan untuk Kai dan Hyoyeon. Dua orang yang membuatku menjadi seperti ini. Dan aku benci mereka!

“Aw aw….”

Aku merintih karena rasa sakit yang tiba tiba saja mendera kakiku setelah kupukuli berkali kali. Semakin terlihat saja kebodohanku

“Ya! Kau baik baik saja?!”

Suara itu…..

“KRIS???”

Mataku kini tertuju pada namja yang kini tengah mengecek kakiku. Dia terlihat panik, seperti biasanya.

“Ya! Aku tak apa apa. Kau tak usah secemas itu”

“Aniyo. Kau itu selalu saja begitu.Sok kuat tapi nyatanya malah merintih”

Aku suka saat dia memarahiku seperti ini. Memang terdengar sedikit menyeramkan,tapi aku senang….. Aku merasa diperhatikan ^^

“Ya~ Kapan kau pulangnya?”Tanyaku “Bukannya kau sedang ada di Cina?”

“Memang… Tapi…. Aku juga tak bisa menahan diriku”

“Menahan diri? Untuk apa?”

“Untuk….Menemuimu. Kwon Yuri,teman dan cinta masa kecilku”

Kris memalingkan wajahnya dariku. Dan aku…. Sepertinya berdebar debar mendengar ucapannya barusan. Mungkinkah…. Aku menyukainya sekarang? Lalu bagaimana dengan perasaanku pada Kai?

=Cinta yang Baru? End=

=Kris-Sooyoung=

Married…

“Kris…..”

Sooyoung datang dan langsung mengalungkan tangannya di sekitar leherku. Yeoja ini kini memangkukan dagunya di bahuku,sehingga samar bisa kurasakan nafasnya yang berhembus itu menyentuh permukaan kulitku. Sedikit membuatku menggeliat akibat rasa geli yang ditimbulkan

“Yak! Lepas”Ucapku. Namun Sooyoung yang masih memelukku dari belakang itu menggeleng dan kembali memangkukan dagunya

“Ani ani aniyo!”Ucapnya dengan suara manjanya yang sering kudengar itu. Dan mungkin…. Setelah saat ini… Aku takkan sering atau bahkan takkan pernah lagi mendengarnya dari seorang Sooyoung. Takkan lagi bisa selalu bersama, takkan lagi bisa melihat wajah bahagianya dan…Takkan lagi bisa mencintainya

“Sooyoung-ah…. Berhenti. Kumohon”

Sooyoung-ah…. Aku mohon,hentikan. Aku harus melupakanmu mulai saat ini. Aku takkan mungkin lagi menyayangimu apalagi mencintaimu….

“Wae? Kau…. Membenciku?”

“Aniyo”

“Lantas?”

“Sooyoung-ah…. Aku….”

Kreek

Kudengar bunyi suara kenop pintu. Dan di depan sana… Kulihat Kai yang mengenakan tuxedo. Tersenyum dan perlahan makin mendekat. Kemudian menggenggam erat tangan wanita yang kucintai dan membawanya pergi. Menuju lembaran baru hidup mereka…

=Married… End=

=Kai-Fanny=

I Love U

Kai…. sedang  melangkah menuju altar. Pemandangan ini begitu menyesakkan. Aku yang selama ini terus mencintainya kini…. Harus merelakannya bersanding dengan wanita lain. Mungkin salahku yang tak bisa mengungkapkan semua yang kurasakan padanya dengan jujur. Salahku yang tak cukup berani untuk mengganti status ‘sahabat’ menjadi ‘kekasih’. Salahku yang terlalu sering menyangkal semua perasaanku padanya hingga…. Jadilah seperti sekarang. Ada aku, wanita menyedihkan yang tengah meratapi nasib cintaku

“Kai…. Senang bisa mencintaimu….”

Dengan berat, aku melangkah perlahan. Berbalik memunggunginya untuk meninggalkan gereja itu. Aku takkan sanggup jika terus berlama lama

Samar,kudengar suara derap langkah kaki yang makin mendekat. Lantas begitu aku akan berbalik, kurasakan seseorang memelukku dari belakang.

“Tiffany Hwang…. Kau mau meninggalkanku? Eoh?”

Kai. Namja itulah yang kini tengah memelukku erat. Dan tanpa sadar,cairan bening mulai menetes dari mataku hingga beberapa jatuh mengenai lengan Kai yang kini tengah memelukku.

“Kai…”

“Saranghae….. Naneun neoreul sarang hada. Noreul hansang saranghal goya”

=I Love You End=

=Sun-Kai=

Aku….Menyukaimu!

Kai, namja itu sering sekali datang ke kelasku, kemudian menghampiriku dan langsung mempermainkan rambutku. Dia selalu bisa membuatku menggerutu dan berteriak teriak padanya dengan menarik kepangan rambutku. Dan hari ini…. Dia kembali datang menghampiriku. Dan aku sudah pasrah kali ini. Toh aku juga sudah capek terus berteriak teriak padanya.

“Wae? Kau ingin menarik rambutku? Silahkan, aku sudah…..”

“Aniyo! Aku bukan ingin mengusilimu lagi”

“Lalu? Apa maumu? Kau sekarang ingin memerasku? Atau kau ingin….”

“Sudah kubilang! Aku kesini bukan untuk hal yang seperti itu!”

“Lantas?”

“Aku…..” Kai menjeda kata katanya sebentar dan mulai menggaruki tengkuknya. Dahiku mengerut saat memperhatikannya lekat

“Ya! Ayo katakan”

“Aku MENYUKAIMU,LEE SUN KYU!!!”

Kai lantas melangkah pergi, meninggalkan kelasku. Dan kata kata Kai tadi….Sukses menciptakan semburat merah di ke dua pipiku

=Kris-Taeyeon=

Saranghae,Songsaengnim

Kupandangi Kim Taeyeon, songsaengnim ku yang mengajar matematika. Memerhatikan wajahnya seperti ini selalu membuatku senang. Meski kuakui angka angka yang sering dituliskannya pada papan tulis itu seringkali membuatku pusing,tapi….Selama ada Taeyeon songsaengnim di sana, aku takkan mengelu sama sekali.

“Wu Yi Fan!”

Suara Taeyeon songsaengnim terdengar menegurku, membuatku tersadar dan kudapati dia tengah memandangku dengan alis terangkat sebelah

“Mian….Songsaengnim”

“Hah~” kudengar Kim Taeyeon mendesah dan kemudian melipat tangannya. “Jika begini terus, apa kau yakin akan lulus?”

“Tentu saja! Aku harus secepatnya lulus agar bisa melamar-”

Taeyeon sam memelototiku dan langsung kubungkam mulutku. Bodohnya diriku…. Hampir saja  aku menciptakan masalah besar jika saja Taeyeon songsaengnim tak memelototiku

“Wah…. Kau akan melamar siapa Kris? Kekasihmu? Memangnya kau sudah punya kekasih?”Tanya Chanyeol, teman sekelasku. Dia memang suka sekali menggodai orang!

.

.

.

“Kris…. Hampir saja kau membuat kita dalam masalah!”

Taeyeon kini terus menghujamiku dengan begitu banyak omelan yang melontar dari mulutnya. Dia memanglah guruku… Tapi itu hanya selama berada di sekolah. Dan jika kami telah dalam perjalanan pulang seperti ini, aku tak pernah menganggapnya guruku. Di saat seperti ini…. Dia adalah wanitaku

“Mian”Sesalku “Tapi… Aku juga tak tahan harus merahasiakan hubungan kita. Terlebih kau itu istriku!”

“Ish!”Taeyeon menoyorku pelan “Bersabarlah sedikit. Toh juga kau akan segera lulus bukan?”

“Tapi tetap saja… Aku tak bisa selalu bersama istriku bahkan saat istriku berada di dekatku”

“Dasar manja!”

Taeyeon mengetuk kepalaku pelan dan mengeratkan pelukannya di pinggangku. Dia bersandar di punggungku dan itu….Membuatku ingin segera sampai ke rumah. Ingin segera memeluknya dan terus menghabiskan waktu bersamanya….

“Saranghae…”Ucapku. namun tak kudengar jawaban darinya. Hanya dengkuran halus yang tertangkap indera pendengaranku.

= Saranghae,Songsaengnim End=

=Kai-Seo-Kris=

Two Namja Broken Heart

Setiap hari Kai dan Kris yang notabene kakak adik itu selalu berlarian hanya untuk berdiri di pagar pembatas rumah mereka. Tak ada alasan lain mereka melakukan itu, selain karena Seohyun. Yeoja yang kini menjadi tetangga baru mereka dan juga pujaan hati mereka

“Seohyun”

Keduanya berseru bersamaan, dan lantas menyadari hal itu Kai dan Kris saling menatap cemberut, karena keduanya telah menjadi ‘saingan’ dalam memperebutkan hati seorang Seohyun

Mendengar seruan itu, Seohyun pun menampakkan diri dari balik pintu dan segera menghampiri kakak beradik itu. Dan seperti biasa, Seohyun akan tertawa melihat tingkah mereka.

“Ya~ Ayolah berhenti. Aku ingin mengundang kalian untuk mencicipi kue buatanku”

Ucapan Seohyun sontak menghentikan pertengkaran kedua kakak beradik itu. Keduanya lantas dengan cepat melesat menuju rumah Seohyun. Tak lupa, menyempatkan waktu semenit merapikan rambut—___—

“Hahaha, Ayo masuk”

Keduanya saling menatap kesal saat bersamaan memasuki pintu rumah Seohyun. Meski sering berkelahi, keduanya seperti memilliki ikatan batin yang cukup kuat. Buktinya mereka bahkan masuk bersamaan. Sayangnya pintu tak cukup muat untuk dimasuki langsung oleh mereka berdua–__–

“Ya~”Lagi, Seohyun menegur mereka. Pada akhirnya Kris membiarkan Kai masuk dan begitu Kai bisa masuk, Kris langsung mendahuluinya dengan cepat dan langsung mengambil tempat duduk. Kris tersenyum mengejek dan membuat Kai berdecak sebal

“Semoga kalian menyukai ini”

Seohyun menyuguhkan sepiring potongan kue buatannya pda Kris dan Kai. Keduanya langsung memakannya dengan begitu lahap.

“Seohyun….”

Terdengar suara seseorang dari luar. Seohyun lantas bangkit dari kursinya dan segera menuju pintu rumahnya. Kris dan Kai menghentikan kegiatan makannya dan terkejut melihat pemandangan di hadapan mereka. Seohyun memeluk erat seorang namja

“Chagi, kau lama sekali kembalinya”Ucap Seohyun manja

“MWO? CHAGI?JADI…”

Kai dan Kris saling menatap, kemudian tertunduk lemas dan langsung meneguk minuman mereka,karena kue yang tadinya terasa manis di mulut mereka itu langsung berubah rasanya. Menjadi pahit dan mengganjal. Melihat Seohyun memeluk namja itu dengan segera membuat dua kakak beradik itu patah hati….#poor–__–

PS : Hati hati saat mencintai seseorang, karena bisa saja kita akan mencintai yeoja yang telah menjadi milik orang lain—____—#apaan nih? Gaje banget!

=KRIS-KAI-SNSD DRABBLE END=

Mian untuk ceritanya yang gaje ^^

Ini bikinnya juga ngebut karena tugas yang mulai numpuk…–___–#resiko pelajar?

Mohon komentarnya ^^

Tentang FadilaHan

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."
Pos ini dipublikasikan di Comedy, Fanfiction, Fluff, Friendship, Hurt, life, Romance, Sad, School Life dan tag , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke [Drabble] Kai Kris with SNSD Drabble Collections

  1. liliknisa berkata:

    yuri kris ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s