3 EXOShiDae Drabble

3 exoshidae drabbles

Title
About Love….
[3 Drabble]
Author
Fadila Setsuji
Genre
Romance,Sad
Length
Drabble
Cast
Taeyeon-Baekhyun
Tiffany-Sehun
Yuri-Suho

Note
Mian karena disini saya tidak menggunakan semua member (baik EXO atau SNSD) karena memang agak kesulitan untuk dapat feel belakangan ini. Meski tidak akan banyak membantu, semoga FF ini bisa lebih mempopulerkan para cast jarang ^^
Terinsirasi dari manga berjudul Soprano. Entah mengapa manga ini bikin aku nangis#cengeng–____–

=Happy Reading=

Baekhyun-Taeyeon
=Soprano=

 “Baekhyun,aku mem-”

Langkah mantap Taeyeon terhenti karena pemandangan yang tersuguh di hadapannya. Seorang namja yang tengah memandang sendu kearah Tiffany,kakak perempuan Taeyeon.

Baekhyun, namja pemilik tatapan sendu itu berdiri kaku seperti sebuah patung bernyawa. Tak terlihat gerakan apapun yang dilakukan tubuhnya, hanya matanya yang masih  terlihat bergerak.

Taeyeon, yeoja itu akhirnya bergerak mendekati Baekhyun. Dengan cepat yeoja itu-Taeyeon- berjinjit dan langsung menutupi kedua mata baekhyun dengan telapak tangannya. Taeyeon terlihat bersusah payah melakukan hal itu, mengingat perbedaan tinggi mereka yang cukup jauh.

Permukaan kulit yang menutupi jemari Taeyeon kini terlihat basah. Liquid bening terlihat keluar dari sela sela jemarinya. Bukan keringat, melainkan airmata…..

“Mian…. Aku jadi namja cengeng lagi”Ucap Baekhyun disela sela tangisnya.

“Aniyo. Menangislah… Aku akan menutupi matamu,jadi kau tenang saja”

Hening…. Tak terdengar sedikitpun suara keduanya. Hanya terdengar suara dedaunan saling bergesekan dipermainkan angin yang berhembus. Baekhyun, masih tenggelam dalam tangisnya. Dan Taeyeon, menatap sedih punggung yang ada di hadapannya. Punggung dari orang yang dicintainya. Punggung dari Baekhyun, namja yang selalu menganggapnya hanya sebagai sahabat kecilnya.

***

“Pada akhirnya… Noona akan bersama Sehun sunbae,bukanya aku”

Taeyeon menelan salivanya dengan berat. Getir terasa di sela sela kerongkongannya. Dipandanginya namja yang kini tengah berdiri di depan pantai dengan posisi memunggunginya.

“Baekhyun…..”

Namja itu menoleh ketika Taeyeon memanggil namanya. Dilihatnya Taeyeon yang sedang duduk diatas bebatuan itu akhirnya datang menghampirinya, mengambil posisi tepat di sebelahnya.

“Kau…. Tahu soprano?”

“Sop….rano?”

“Eoh.”Taeyeon mengangguk, lalu menarik nafas sejenak dan kemudian menghembuskannya sebelum akhirnya yeoja itu mulai berbicara lagi “Itu…. Lagu masa muda”

“Lagu masa muda?”

“Kata eonni, lagu itu…. menggambarkan masa muda. Seperti seseorang yang mengalami perubahan bertahap dalam hidupnya. Perubahan yang mungkin…. Hanya bisa dirasakan oleh segelintir orang….”

“Itukah…. Arti soprano?”

“Jangan tanya padaku…. Aku pun tak tahu pasti. Meski sudah kucoba untuk mencari jawabannya”

Desiran ombak dan cicitan dari burung yang beterbangan terdengar meramaikan senja bagi dua insan ini. Dua insan yang kini mulai merasakan sebagian kecil dari pelajaran hidup yang dihadirkan oleh Tuhan.

Mencintai…. bukan berarti kau akan dicintai. Cinta tak mengenal istilah apapun. Cinta tak terikat aturan. Datang dan pergi sesukanya. Cinta tak berarah, tak berbentuk dan cinta takkan memilih…..

***

“Wah, kalian akhirnya pulang”

Taeyeon dan Baekhyun baru saja kembali setelah menghabiskan senja di pantai. Dan kini para bintang juga bulan telah menggantikan mentari yang akan beristirahat.

“Annyeong”Sapa Baekhyun

“Baekhyun-ah….. Ayo makan bersama kami”

Tiffany menawari Baekhyun untuk makan bersamanya juga Sehun dan Taeyeon. Meski sebenarnya namja ini ingin menolak, namun pada akhirnya dia pun ikut makan bersama

“Wah…. Aku jadi merasa kita semua semua seperti pasangan pengantin”Tiffany terkekeh menatapi Baekhyun dan Taeyeon yang masih saja berdiam diri di hadapan piring mereka yang telah terisi makanan

“Fanny-ah…. Mereka masih kecil, dan lagipula kita kan belum menikah”Ujar Sehun dengan tenangnya.

“Mwo? Berarti…. Kau tidak ingin menikah denganku?”

Tiffany mengerucutkan bibirnya. Yeoja itu memang sering terlihat bermanja pada Sehun, namja yang tiga hari lagi akan resmi menyandang status sebagai keluarga dan menjadi bagian dari rumah tersebut.

Taeyeon dan Baekhyun, dua sosok yang sejenak seperti terlupakan. Dua insan ini tengah memandangi mereka. Bukan dengan perasaan bahagia, namun justru sebaliknya…..

=Soprano=

Acara sakral itu telah selesai. Tiffany dan Sehun, keduanya kini tengah tertawa riang ditengah beberapa orang yang ikut merayakan kebahagiaan mereka. Pasangan pengantin baru itu mengukir senyum bagi orang orang di sana, namun tidak untuk dua insan yang tengah duduk di bangku belakang dan membagi satu headsetnya pada Baekhyun. Keduanya kini tengah memejamkan mata dan menikmati alunan lagu yang memenuhi rongga telinga mereka masing masing.

“Taeyeon….”

“Eum?”

“Aku…. Ingin menjadi soprano”

“Untuk Tiffany eonni?”

“Aniyo. Aku ingin menjadi soprano…. Untuk orang yang mencintaiku”

Baekhyun lantas melempar senyum dan menatap Taeyeon yang kini tertegun…

=Soprano… END=

Tiffany-Sehun
=Incident cause Morning Kiss=

Sinar mentari pagi menyusup dari balik celah celah tirai kamar. Bias cahayanya mengena tepat di permukaan kelopak mataku, sehingga memaksaku untuk segera mengakhiri lelapku. Baru saja aku ingin meregangkan tubuhku setelah menghabiskan malam hari dengan tanpa melakukan kegiatan apapun. Namun itu tak jadi kulakukan ketika kudapati insan yang tengah terlelap tepat di sampingku.

“Eum…. Sehunni”

Perasaan bergejolak muncul ketika kudengar dia menggumankan namaku. Kuperkecil jarak diantara kami. Kutatap wajahnya makin dalam dan tanpa kusadari jarak wajah kami semakin dekat.

“Basuh dulu wajahmu”
Mataku yang tadinya menutup, reflek langsung membuka bahkan sedikit lebih membuka dari ukuran asli. Kulihat Tiffany tengah terkekeh dengan jarinya yang masih menyentuh tepat di bibirku.

“Chagi….. Please…..”

Aku memohon padanya, namun dia menggelengkan kepalanya.

“Yak! Tega sekali kau terhadap suami sendiri”

“Oppa…. Menurut saja”Tiffany mencubit hidungku gemas. Membuatku merasakan sakit pada hidungku

“Ya! Ap-”

Chu~~

“Morning kissu”Ucap Tiffany sambil mengerling. Yeoja itu lantas pergi menuju toilet meninggalkan Sehun yang kini berjingkrak senang akibat ciuman pagi dari sang istri

#Bruk

Terdengar suara benda…. Ah bukan. Tepatnya suara seseorang yang baru saja menghantam permukaan ubin. Dan kalian pasti sudah bisa menebak bukan, siapa orangnya?

“CHAGIYA!!!”

= Incident cause Morning Kiss End =

 Yuri-Suho

= Under Umbrella =

“Hujan…..”

Kwon Yuri, yeoja itu tengah mengeluh ketika dilihatnya hujan turun dengan deras. Yeoja itu-Yuri- tak menyangka jika ternyata ramalan cuaca yang tadi pagi baru saja didengarnya itu benar terjadi. Inilah akibatnya jika mengabaikan informasi.–____–

“Yul, kau tidak ingin pulang?”Tanya Chen, teman sekelasnya

“Aniyo. Aku tak membawa payung…..”

“Jinjja? Padahal kan tadi pagi ada pemberitahuan ten-”

“Ish, pulang saja duluan. Aku masih ingin disini!!!”

Yuri memekik kesal karena Chen yang menurutnya bawel. Yeoja itu memang sedang bad mood

“Oh, jadi kau ingin terus disini? Hujannya takkan berhenti sampai besok”

“Ish, bawel seka-”

Yuri terhenyak ketika dilihatnya sosok yang berdiri di depan sana bukan lagi Chen, melainkan Suho sam. Namja yang bukan hanya sekedar gurunya…. Namun lebih

“SAM!”

Yuri memekik senang dan segera saja dia menghampiri Suho sam. Dirangkulnya lengan Suho sam, namun…

#Tuk

“Sam, appo!”Erang Yuri

“Babo. Kau tidak sadar kita masih berada di sekolah,eoh?”

Yuri mengedarkan pandangannya ke sekitar dan menampakkan sengirannya setelah itu. “Mian sam, aku lupa”

“Eum”

Keduanya lantas berjalan bersama dengan payung milik Suho sam. Sepanjang jalan, hanya suara desiran angin dan gesekan dedaunan pohon yang terdengar. Kondisi itu kira kira bertahan hampir setengah jam, sebelum akhirnya Suho memecah keheningan

“Yuri-ah….”

“Eoh?”

“Mana tanganmu?”

“Tangan?”

Tanpa menjawab pertanyaan Yuri, Suho sam segera menautkan jemari mereka. Hal ini membuat Yuri tersenyum gembira

“Sam….”

“Sesekali….. Aku harus bisa romantis seperti layaknya kekasih”Ucapnya memalingkan wajah

“Sam…..”

“Eoh?”

“Kau tahu tidak fungsi tersembunyi dari payung?”

“Mwo? Apa apaan pertanyaanmu itu? An-”

“Ish, jawab saja”

Beberapa menit telah berlalu, namun Suho sam tak juga menemukan jawaban untuk pertanyaan Yuri itu

“Aku menyerah….”

“Baiklah”

“Ya! Kau…. memangnya tahu jawabannya?”

“Eum”

“Lalu….. Jawabannya?”

“Ini”

Dengan cepat Yuri mengambil alih payung yang tadinya dipegangi Suho sam. Lantas ditariknya Suho dan….. Kini mereka tertutupi oleh payung…..

= Under Umbrella END=

Tentang FadilaHan

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."
Pos ini dipublikasikan di Comedy, Family, Fanfiction, Friendship, Marriage Life, Romance, Sad, School Life dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke 3 EXOShiDae Drabble

  1. Rena Fanytastic berkata:

    Ffnya bagus thor,apalagi ada hunfany’nya

  2. Lovers Baekyeon forever berkata:

    Sambung yang baekhyun dan taeyeon mana min,,buat lagi donk..

  3. Lee Minhyuk Btob ♡ Nam Jihyun 4minute berkata:

    Suka bagian yuri suho keren bener ^^

  4. liliknisa berkata:

    yuri suho paling romantis deh ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s