Posted in Comedy, Fanfiction, Friendship, Romance, School Life

[3Shot] Who is Your Love? 2

Gambar

Title

Who is Your Love??? (Chapter 2)

Author

Fadila Setsuji Hirazawa

Genre

Romance,School life

Rating

PG 15

Length

3Shot

Cast

Jessica | Luhan | Seohyun | Sehun |

Note

Mian lama updatenya (_ _) Ini FF lama jadi bingung  mau ngelanjutinnya. Semoga chapter ini masih nyambung ama chapter sebelumnya. Dan semoga di chapter ini siders berkurang. Please dong jangan jadi siders. Coba kalo kalian yang diposisi aku? Ngerasa nggak dihargain kan? Sorry kalo aku terkesan ngamuk(?)

Di chapter ini lenght nya aku ubah. Takut kena WB, nanti nggak rampung         

 (_ _)*BOW

Must Read

Who is Your Love | Chapter 1 |

~Happy Reading~

[Author POV]

“Jadi… Namja kulit putih itu namanya Xi Luhan?”

Jessica, yeoja pemilik surai hitam bergelombang itu terus saja mengingat kembali kejadian yang baru saja terjadi padanya saat di perpustakaan sekolah. Tepatnya, saat dia bertemu dengan namja berkulit putih yang -dia tahu-namanya Xi Luhan. Meski sedikit dibuat kesal dengan perlakuan dingin namja itu, namun tak bisa dipungkiri Jessica bahwa hatinya cukup senang akan ‘insiden’ yang menimpanya itu

“Dia siswa kelas berapa yah?”

Rasa penasaran Jessica akan sosok –yang dia tahu- bernama Luhan itu memanggilnya untuk memasukkan telapak tangannya ke dalam saku rok miliknya.

“Jess!”

Sebuah suara dari arah belakang yeoja pemilik surai bergelombang itu seakan menginterupsi dirinya, membuatnya membatalkan niatnya untuk mengambil apa yang dia cari di dalam sakunya. Lantas Jessica menoleh dan didapatinya sosok raga bernyawa dengan tag name ‘Park Chanyeol’

“Eoh, Yeolli-ah?”

“Kim saem ingin kau menghadap”

“Sekarang? Harus? Bisakah aku menun-”

“STOP!”

Chanyeol, namja bertubuh jangkung itu menginterupsi pertanyaan bertubi tubi yang dilontarkan Jessica dengan satu kata yang diucapkan dengan nada tegas dan suara yang berat-miliknya- itu. Dan gadis pemilik nama Jung Jessica itu kini terhenyak

“Saem ingin kau menghadapnya… Se-ka-rang JUGA!!!”

Entah karena suara berat namja itu atau memang ingin cepat menemui saem Kim, Jessica langsung berlari meninggalkan Chanyeol yang menatapnya sambil merotasikan bola matanya–___–

.

.

.

“Kau memanggilku,saem?”Jessica bertanya dengan hati hati begitu dia berdiri tepat di hadapan saem yang terkenal killer itu

“Ne”Jawabnya tegas

“A-ada apa…Jika aku boleh tahu?”Tanya Jessica. Nada bicaranya menjadi terbata bata karena deathglare(?) Kim Saem yang mencekam(?)

“Aku ingin… Kau temui seseorang”Jawabnya pelan namun tetap tak menghilangkan ‘efek’ tegas di dalam kalimat yang dilontarkannya itu

“Se-seseorang?”Tanya Jessica yang (lagi) kembali tergagap

“Eoh. Dia adalah murid andalanku, dan aku ingin kau sebagai murid Program IPA andalanku bisa bekerjasama untuk membentuk kegiatan penelitian”Jelas Kim Saem panjang lebar. Membuat Jessica beberapa mengerjapkan netranya

“M-Mwo?!”

“Mwoya? Kau ingin menolak,Jessica Jung?”

“Eum…Aku…”

“Apa si Park pelupa itu lupa mengatakannya?”

“Maksud anda…Chanyeol?”

“Eoh”

“Memangnya…Apa yang anda…”

“Aku bilang padanya agar baiknya kau tidak menolak permintaanku. Karena ini… Akan menjanjikan untukmu masuk ke universitas di Amerika”

“M-MWORAGO???”

“Bagaimana? Kau setuju?”

“Aku…Se-”

#Brak

Suara gebrakan pintu membuat dua raga bernyawa di dalam ruangan minimalis itu menatap ke arah pintu, tepatnya pada objek yang tengah berdiri dengan guratan kekesalan yang tergambar jelas pada wajahnya

“Kim saem”

Namja itu lantas memanggil guru killer tersebut-Kim saem- dengan berani dan bahkan terkesan ‘menantang’. Namja itu semakin mendekat dan membuat Jessica membelalakkan netranya dengan fokusnya yang mengarah tepat pada namja itu

“Waeyo?”

“Kenapa mengikutkanku,bahkan tanpa persetujuanku?!”Tanya namja itu

“Dengan nilai rendahmu itu…Kau bahkan berani menolak jalan pintas yang kuberikan ini?!”

“Jika ini tentang masuk universitas…LUPAKAN! Aku tak bu-”

“MAAF SAEM,KAMI TERLAMBAT!”

Kini, dengan masalah yang belum terselesaikan antara namja yang menjadi ‘fokus’ netra milik Jessica dan Kim saem muncul lagi orang yang dirasa Jessica adalah adik kelasnya. Satunya namja dan satunya lagi yeoja

“Kalian…. AKHIRNYA TERKUMPUL”

Kim saem tersenyum dan melebarlah bahu milik pria paruh abad itu, membuat tangannya melentang di masing masing sisi. Jessica,Sehun dan dua orang lain dengan tag name ‘Xi Luhan’ dan ‘Seo Jo Hyun’ itu tercengang

“M-MWO???”

“KALIAN BEREMPATLAH,MURID YANG KUPILIH MENJADI KELOMPOK PENELITIAN”

“MWO???”

“Shireo!”

Sebuah kata penolakan baru saja dilontarkan Oh Sehun. Namja itu dengan gaya khasnya yang cuek lantas menekuk wajahnya dengan sebuah permen karet yang sejak tadi masih saja setia berada di dalam mulutnya

“Aku kan sudah bilang… aku mendatangkanmu bukan untuk mendengar penolakan darimu,Oh Sehun!”

‘Oh.. Sehun…?Bukankah namanya…Xi Luhan?’batin Jessica

Kata kata itu kini seakan mengitari otak Jessica. Pemikirannya kini seolah berdebat, berusaha untuk menyangkal kenyataan yang berbicara lain-tak sejalan dengan pemikirannya-

“LALU…SIAPA XI LUHAN?!” Teriak Jessica. Dan hal itu mengundang perhatian beberapa pasang mata yang berada di sana, termasuk namja pemilik nama Xi Luhan itu.

=Who is Your Love?=

Jessica kini berdiri mematung di depan pintu sebuah apartemen dengan tampang kikuk. Yeoja dengan balutan jaket pink dan rok warna gelap itu kembali menatap secarik kertas yang dibawanya sambil menelan salivanya. Itu kegiatan mudah namun dirasanya kini menjadi berat bagi kerja kerongkongannya. Rasanya mencekat.

Jadi… Kau mengira aku Luhan?

Ingatannya akan kejadian tadi siang cukup untuk dijadikan alasan mengapa Jessica kini terlihat kikuk. Yeoja itu kini tengah berdiri di apartemen yang nomornya tertulis diatas secark kertas  tersebut. Itu alamat…. Apartemen Oh Sehun

“Aish… Aku harus bagai-”

“Annyeong eonni/noona”

Terdengar dua suara berbeda yang sama sama menyapanya. Yeoja itu-Jessica- sontak menoleh dan mendapati dua raga bernyawa yang kini tengah menampakkan lengkungan manis di wajah masing masing. Dan Jessica-mau tak mau- ikut tersenyum, meskipun senyum itu lebih terlihat kikuk

“Eoh…A-annyeonghaseyo”Sapa Jessica

“Wah… aku tak percaya, aku bisa mengenal sunbae yang ramah”Ujar Luhan tiba tiba. Matanya kini berbinar menatapi Jessica

“E-eoh… Luhan-ni~~”

Jessica menyapa namja bernama Luhan itu dengan kikuk. Yeoja itu kembali teringat dengan peristiwa yang belum lama berlalu, tentangnya,kartu perpustakaan kemudian Luhan dan berujung pada kesalahpahaman… Dia yang mengira Sehun adalah Luhan.

Jessica memikirkan cara menghilangkan rasa kikuk itu, dan akhirnya yeoja itu memutuskan untuk segera menekan tombol yang merupakan bel rumah dan mengambil posisi mensejajarkan wajahnya dengan tinggi kamera pengaman yang terpasang di rumah itu

“Annyeong!”

“YA! JANGAN BERTERIAK!”

Suara dan wajah Oh Sehun-sang pemilik apartemen- yang muncul tiba tiba sontak mengejutkan Jessica. Dan yang tidak diketahui Sehun, Jessica adalah tipe yang suka marah jika dikejutkan

“YA! BUKA PINTUNYA! KAMI SUDAH MENUNGGU!!”

“Mwo? Kami? Memangnya ada siapa saja?”Tanya Sehun bertubi tubi. Membuat alis pemilik nama Jessica itu kini hampir menyentuh bagian atas kelopak matanya.

“Ish, aku-Luhan-dan Seohyun”

“MWO? YA! AISH…”

Tiba tiba saja Sehun tak lagi menampakkan wajahnya pada kamera. Namja itu menghilang selama beberapa saat, sebelum akhirnya terdengar derit pintu yang terbuka

“Maaf…Membuat kalian menunggu”

Pria itu-Sehun- sedikit merapikan bagian depan surainya. Sayang, Luhan yang notabene sahabatnya itu menjadikan ‘pekerjaan’ Sehun merapikan rambutnya menjadi sia-sia. Namja itu mengacak acak surai almond milik Sehun

“Yak HYUNG!”Pekik Sehun. Melihat tingkah para hoobaenya itu, Jessica hanya bisa menggelengkan kepalanya

“Dasar bocah”Gumam Jessica

.

.

.

Keempat orang itu kini tengah sibuk mengerjakan penelitian mereka. Keempat orang tersebut mungkin bisa dikatakan ‘kolaborasi’ tepat, melihat mereka yang sejak tadi begitu serius mengerjakan bagian per bagian dari penelitian mereka secara bertahap dengan rinci. Bahkan Oh Sehun yang awalnya ‘mengobarkan’ penolakannya untuk terlibat justru tengah ikut membantu.

Ada yang tahu alasannya?

“SEO,AWAS!”

Sehun berseru tiba tiba ketika yeoja pemilik nama Seo Jo Hyun itu secara tak sengaja mengenai sebuah tabung reaksi dengan sikutnya hingga cairan tersebut tumpah mengenai bagian lengan yeoja tersebut ketika dia berusaha mencegah tabung reaksi tersebut pecah.

“Aw”

Seohyun mengerang tertahan ketika cairan pada tabung reaksi tersebut menimbulkan reaksi berupa rasa perih yang amat menyiksa. Dan tentu saja, Sehun melambungi kecepatan Jessica dan Luhan yang berada tak jauh dari tempat Seohyun. Sehun dengan cepat meraih pergelangan lengan Seohyun dan segera menarik yeoja tersebut menuju wastafel di dapur

“Dia… Seperti kesetanan”Ujar Jessica

“Kau benar,noona”Timpal Luhan

“M-mwo?”

“Hanya Seohyun…. Yang bisa membuatnya sepanik itu”

Jessica memandangi Seohyun dan Seohyun kemudian Luhan secara bergantian. Dan pada akhirnya… Jessica menangkap sedikit ‘wajah’ kesedihan yang tergambar dalam diri Luhan

“Kau…Menyukainya?”Tanya Jessica tiba tiba. Membuat Luhan terperanjat(?)

“E-eoh?”

“Aniyo. Bukan apa apa,lupakan saja”

Jessica menampakkan lengkungan manis di wajahnya. Dan Luhan? namja itu kembali menatapi dua ‘objek’ yang telah selesai dengan kegiatannya.

Entahlah, namun ketika melihat Sehun yang masih saja memegangi pergelangan tangan Seohyun… Ada sebuah perasaan yang dirasa Jessica seperti menohok hatinya. Terasa bagai hantaman batu besar secara ‘mendadak’ untuknya

=Who is Your Love?=

“Yeah!!!”

Terdengar seruan gembira meluncur dari bibir Luhan. Namja itu tengah meregangkan tubuhnya yang sejak tadi dirasanya kaku. Wajar,mengingat mereka menghabiskan lebih dari enam jam untuk mengerjakan separuh dari penelitian yang tidak lain adalah ‘project’ dari Kim songsaengnim

“Ya! Ini baru separuh, kenapa kau sudah berseru gembira hyung?!”Tanya Sehun dengan ketus

“Yak! Kau tahu… Pekerjaan ini sungguh…Membuat tulangku terasa remuk”Ujar Luhan dengan menampakkan wajah polosnya. Membuat Seohyun yang berada di antara mereka kini tersenyum

“Yak! Daripada kalian memperpanjang durasi obrolan kalian itu, lebih baik kita lanjutkan dulu pene-”

“Dasar ajjuma. Kau cerewet sekali”

JLEB

Ucapan Sehun yang ketus itu sungguh menohok hati Jessica. Memang benar Jessica adalah sunbae mereka, tapi… Haruskah Sehun menyebutnya ajjuma?

“Yak! Aku tidak setua itu!”Protes Jessica

“Ah, kau bukan ajjuma. Tapi… Ajjuma bodoh”

“Yak! Kau…”

Jessica bangkit dari duduknya dan berniat memukuli Sehun, sayangnya namja itu cukup gesit hingga membuatnya dapat menghindar. Jadilah mereka berdua seperti kucing dan anjing, saling kejar mengejar. Seohyun tersenyum menyaksikan keduanya, sedangkan Luhan? Namja itu kini menatap sosok yang tengah duduk di sampingnya dan…

“Seo… Aku menyukaimu”

Suara yang pelan namun terlampau cukup untuk terdengar oleh telinga Seohyun. Yeoja itu terhenyak bahkan tak menyadari Luhan telah menggenggam erat tangannya. Keduanya lantas saling menatap

Dan mereka tak menyadari Sehun yang tiba tiba berhenti berlari kini tengah memandangi mereka. Tergambarkan kesedihan pada wajahnya. Dan Jessica? Yeoja itu tidak menyadari Sehun yang telah berhenti berlari hingga…

Bruk.Terjadi lagi insiden tabrakan seperti saat perjumpaan pertama mereka. Jessica dan Sehun kini terhenyak dengan posisi merekaitu

“I-itu… Ciuman pertamaku”

=TBC=

Penulis:

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."

9 thoughts on “[3Shot] Who is Your Love? 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s