[Chaptered] The Twins 5

Gambar

Chapter 5

The Twins

Title      : The Twins

Author  : Fadila Setsuji Hirazawa

Genre    : Romance,Brothership,School Life,Comedy(?)

Rating   : PG 15

Length   : Chaptered

Authornote : Mian kalo banyak typo ^__^

Main Cast :

  • Youngmin Boyfriend
  • Sulli f(x)
  • Kwangmin Boyfriend
  • Chorong A-Pink

Support Cast/Cameo :

  • Oh  Hye Won (OC)
  • Key Shinee

Annyeong readers…. ^0^

Jangan bosan yah ngikutin alurnya… *ngarep*

~Happy Reading~

[Youngmin POV]

“Pintunya….Terkunci” Ucap si yeoja aneh.

“Mwo?!” Aku terkejut mendengar kata katanya barusan

Aish….Lagi lagi aku sial! Hah…Kenapa dekat dengan si yeoja aneh ini membuatku terus tertimpa sial? Akh….

“Lalu..Kita harus bagaimana?” Tanya yeoja itu sekali lagi

Aku langsung berpikir untuk ‘membuka paksa’ pintunya….

“Minggir…” Kataku

“Mwo?”

***

[Kwangmin POV]

Sulli-ah…. Apa kau tahu selama hidupku hanya kau yeoja yang menarik perhatianku? Yap, you’re my first love…. Sejak dulu, sejak pertemuan pertamaku denganmu. Kejadian itu sudah cukup lama berlalu…. Ah, aku merindukan saat saat itu….

Di tengah berlangsungnya pelajaran kimia, aku malah asyik memangku wajahku di atas kedua telapak tangaku. Tentunya, sambil memikirkan Sulli… Yeoja yang kusukai sejak….Lama

“Sarang….” Belum sempat kulanjutkan kata kataku, guru Jang-pengajar kimia- telah berdiri di hadapanku. Dia memelototi aku seperti sedang menginterogasi(?). Sontak aku dibuat kaget sampai sampai bola mataku ini seperti mau copot.

“Kwangmin….” Guru Jang menatapku seperti mau menerkamku. Mungkin ini dikarenakan aku tidak memperhatikan pelajarannya. Dan aku sudah bisa menebak apa yang selanjutnya akan dikatakan guru Jang

“Ne….Aku akan mengambilnya di lab belakang”Jawabku pasrah(?)

  Ah…. Lagi lagi harus aku yang harus mengambil contoh alat alat untuk praktikum. Apa guru Jang tidak bisa menyuruh siswa yang lain saja? Apalagi jarak kelasku dan lab itu cukup jauh….Yah, inilah nasibku…Kwangmin si tukang ambil barang guru Jang(?)

Untuk menghemat waktu, aku segera beranjak dari kursi tempatku duduk dan pergi ke lab. Tak lupa, note rahasia juga ikut kubawa bersama. Note itu berisi sketsa wajah dari yeoja yang kusukai…. Dan mungkin saja aku bisa melihat ekspresi wajahnya yang lainnya, yang tentunya akan langsung kuabadikan dalam bentuk sketsa….

Ketika melewati koridor sekolah, kulihat Park Chorong yang sedang berjalan membelakangiku. Tapi…Ada yang aneh, dia sepertinya sempoyongan. Bahkan terlihat beberapa kali tubuhnya seperti akan ambruk, namun dia menahannya dengan menempelkan telapak tangannya di dinding.

Aku setengah berlari menghampiri Park Chorong. Dengan cepat kutahan tubuhnya yang ambruk. Dia menengok ke arahku dan tersenyum, walaupun senyumnya seperti agak sedikit memaksa.

“Chorong-ah….Gwenchannayo?”

“Kwang….Min-sshi….” Chorong langsung ambruk

“Ya! Chorong-ah….”

[Kwangmin POV End]

***

[Youngmin POV]

“Mwo?” Yeoja itu menatapku bingung

“Ya! Dasar yeoja babo! Kubilang minggir” Kataku sambil mendorong pelan tubuh mungil yeoja itu ke samping

“Issshhhh…. Apa yang akan kau lakukan, setan rambut pirang?! Jangan berbuat…”

BBRAAKKK!!!!

Pintu itu terbuka begitu kulayangkan sebuah tendangan. Yeoja itu tercengang dengan apa yang kulakukan pada pintunya. Dia bergantian menatapku dan pintu yang kini telah rusak itu.

“Ya! Jangan bengong begitu!!”

“Ah, mian…Habisnya aku kaget melihat aksimu barusan”

Aksi? Memangnya aku sedang berakting untuk adegan dalam film action? Dasar yeoja aneh!

“Aish..Kau ini”

It’s like maeil maeil Everyday ya
Nae mami apa oneunde dapdaphan mameul niga alli eopjanha
It’s like maeil maeil Everyday ya
Na honja seulpeo jineunde neoneun chigeum eodiseo mweol haneunde

Tiba tiba ringtone handphoneku terdengar. Langsung kumasukan tanganku di saku celana dan mengambil handphone.

Ternyata penelpon itu adalah Kwangmin….

“Wae, Kwangmin?”

“Hyung…Chorong….Pingsan”

“Mwo? Ya! Kwangmin…Kau dimana?”

“Aku sekarang ada di UKS. Cepatlah kesini!”

“Ne, arraseyo. Tunggulah, aku segera kesana” Aku memutuskan sambungan telpon

“Ya! Ada apa?” Tanya yeoja itu

Aku tak mempedulikan yeoja itu dan bergegas pergi….

[Youngmin POV End]

***

[Sulli POV]

“Ya! Ada apa?” Tanyaku pada Youngmin. Namun dia tak menjawab pertanyaanku dan langsung pergi meninggalkan aku. Anehnya, aku malah mengikutinya dari belakang.

Ternyata Youngmin berhenti di UKS. Dia segera masuk ke dalam, begitupun aku…Youngmin terhenti langkahnya begitu melihat yeoja yang sedang berbaring di atas ranjang. Yeoja itu ternyata adalah Park Chorong…

“Hyung….”

“Ada apa dengan Chorong?” Tanya Youngmin pada Kwangmin

“Molla…Tiba tiba saja dia pingsan”

Mwo? Park Chorong…..Pingsan???

Dari balik tubuh Youngmin, kulihat Park Chorong tekapar lemah. Sesekali terdengar suara lembutnya seperti sedang mengerang.

“Sulli-ah?” Aku menengok ke asal suara yang ternyata adalah Kwangmin. Dia terlihat sedikit terkejut ketika melihatku ada di sini

[Sulli POV End]

***

[Kwangmin POV]

“Sulli-ah?”

   Aku terkejut melihat Sulli ada di sana. Dan kenapa dia bisa datang bersama dengan Youngmin? Apakah tadi…Mereka sedang bersama-sama? Apa mungkin….Aish!Kwangmin pabo! Jangan berpikir macam macam…

“Kwangmin, kenapa Chorong bisa sampai pingsan?” Tanya Hyungku-Youngmin-

“Kata Mrs. Jung Chorong kelelahan”

“Kelelahan?”

“Ne~”

Hyung  menghela nafas dan menatap Chorong. Tatapannya berubah menjadi lebih lembut ketika memandangi sosok Park Chorong… Tentu saja, karena bagi hyung, Park Chorong begitu penting. Chorong adalah yeoja yang sejak kecil disukai oleh hyung….

Ketika pandanganku beralih pada Sulli, dia malah terpaku menatap hyung….

***

[Sulli POV]

Kenapa wajah si setan rambut pirang-Youngmin-itu tiba tiba berubah menjadi lembut ketika memandangi Park Chorong? Apakah Park Chorong adalah yeoja yang disukai Youngmin?

Entah mengapa, dadaku terasa sedikit sesak melihat tatapan Youngmin pada Chorong… Pandanganku bahkan tak bisa lepas darinya. Tubuhku serasa membatu seketika….

Mataku makin lekat memandangi Youngmin ketika namja itu menggenggam tangan Chorong…. Hatiku….

ojik nan neoui Boy Friend e e e
neomanui Boy Friend e e e
naega neol jikyeojulge neol hangsang
akkyeojulge ojik neol wihan naega dwae julge

Terdengar bunyi ringtone handphoneku. Dengan cepat kuambil handphoneku di saku jas dan menjawab telpon segera.

“Yoboseyo?”

“Ya! Sulli-ah kau dimana?!” Key berteriak dengan suara khasnya itu. Aku menjaukan handphoneku dari telinga

“Ya! Key, jangan beteriak!!! Suaramu sangat cempreng”Aku balik meneriakinya

“Habisnya kau tidak masuk kelas sejak tadi”

“Ah~ Mian…. Tapi aku punya urusan penting”

“Urusan pen…” Aku langsung memutuskan telpon. Melihat tatapan tajam mata Youngmin membuatku nyengir dan membentuk huruf V.

   Wajar jika dia marah…Momen momem indahnya terganggu karena aku, lebih tepatnya suara ringtoneku yang merusak suasana indah itu(?) itu. Aish…Othoke? Aku pasti akan di ‘habisi’ Youngmin…. Matilah aku kali ini!

“Kwangmin….” Panggil Youngmin

“Ne, hyung?”

“Bisakah kau dan si aneh itu meninggalkanku berdua dengan Chorong?”

Aneh?  Entah sudah berapa kali si setan rambut pirang itu memanggilku bukan dengan namaku!!! Aish…Aku ingin sekali menghajarnya!!!

“Ah…Baiklah”

Kwangmin menarik tanganku dan mengajakku keluar dari dalam ruangan UKS

“Setan rambut pirang….” Panggilku

“Wae?”

“Aniyo….”Kataku sambil menjulurkan lidah

“Iissshhh” Youngmin mendesis(?) *lu kate ular thor!*

Kwangmin mengajakku duduk di bangku yang ada di depan UKS. Kini…Pangeran yang kusukai sedang duduk bersamaku… Harusnya aku senang, tapi…Kenapa aku malah memikirkan Youngmin? Apa aku….Aniyo!!! Ingat Sulli, sekali Kwangmin tetap Kwangmin!

“Sulli-ah….” Panggil Kwangmin

“Ah…Ne?”

“Aniyo. Aku hanya menyapamu saja…”

“Oh…Begitu”

Aku merasa kikuk. Padahal aku sangat ingin bisa berbicara dengan kwangmin dalam keadaan romantis. Tapi… waktunya malah tidak tepat seperti ini, terlebih lagi pikiranku sedang tertuju pada orang lain…. Aish…. Menyebalkan!!!

“Sulli-ah…. Apa kau ingat, kejadian saat aku dan kau… Bertubrukan?” Tanya Kwangmin

“Ah…Ne~ Tentu saja aku ingat” Jawabku sambil tersenyum

Bagaimana bisa peristiwa penting itu terlupakan olehku? Peristiwa itu merupakan awal dari munculnya perasaanku padamu, Kwangmin-sshi… Itulah saat dimana aku merasa waktu terhenti, walau hanya sekejap….

***

[Author POV]

“Ah…Ne~ Tentu saja aku ingat” Jawab Sulli, kemudian melanjutkan lamunanya(?)

“Mengingat kejadian itu, aku tiba tiba jadi merasa rindu…”

“Wae?” Sulli terkejut mendengar kata kata Kwangmin. Dia menatap Kwangmin dan namja itu memperlihatkan senyum indahnya.

“Anu…Eng…. Kwang…Min-sshi”

“Wae?”

“Apakah… Kalian…Dekat dengan…Park Chorong?”Tanya Sulli dengan ragu

“Yah…Begitulah” Jawab Kwangmin. Namja itu kemudian menyandarkan tubuhnya pada sandaran bangku itu “Kami teman masa kecil”sambungnya

“Oh…Begitu”

“Tapi…Bagi hyung….Chorong tidak hanya sekedar teman sejak kecil….”

Mendengar perkataan kwangmin barusan, Sulli tersentak

“Mak…Maksudmu….Park Chorong adalah….”

“Yeoja yang disukai hyung”

***

[Sulli POV]

“Yeoja yang disukai hyung”

Kata kata Kwangmin barusan seperti batu besar yang tiba tiba jatuh dari tebing dan menghantamku. Jadi…. si dewi sekolah kami itu adalah yeoja yang disukai Youngmin? Mengapa tiba tiba aku merasa sedih?

“Sulli-ah?”

“Ah, ne?”

“Apakah…Kau memikirkan kata kataku barusan?”

“M-mwo?”

“Apa…Kau suka hyung?” Kwangmin menatapku lekat. Dia terlihat tegang

Menyukai Youngmin? Yang benar saja!!!

“Aniyo! Ma, mana mungkin….Aku suka pada Youngmin!” Jawabku sedikit berteriak

“Syukurlah… Kupikir kau menyukai hyung” Kwangmin bernafas lega

“Tentu saja….” Aku langsung memutuskan kata kata

Apa maksud ucapannya barusan? Kenapa dia merasa lega setelah mendengar jawabanku? Mungkinkah Kwangmin….

***

[Kwangmin POV]

“Syukurlah… Kupikir kau menyukai hyung” Ucapku

“Tentu saja….” Sulli tiba tiba menggantungkan kata katanya dan menatapku. Sepertinya dia bingung dengan maksud dari kata kata yang kuucapkan barusan.

“Syukurlah? Apa maksudmu, Kwangmin-sshi?”

Apa harus kukatakan padanya sekarang jika aku menyukainya? Masa di saat saat seperti ini? Momennya benar benar tidak tepat!

Tapi…Jika aku menundanya, belum tentu syarat appa bisa kupenuhi…. Dan pastinya aku dan hyung harus bersaing mendapatkan Chorong…  Aku tidak mau!!!

Harus sekarang!!!! Ayo Jo Kwangmin, Hwaiting!!!!

“Aku….Me….”

“Kwangmin, Chorong memanggilmu” hyung datang tiba tiba dan menyuruhku masuk ke dalam

Aish….Padahal aku sudah membulatkan tekadku! Dasar hyung pengganggu!!! >0<

***

[Sulli POV]

“Aku….Me….”

Belum sempat Kwangmin menyelesaikan kalimatnya, si setan rambut pirang datang dan menyuruh Kwangmin masuk ke dalam karena Park Chorong memanggilnya. Kwangmin segera masuk ke dalam, sedangkan Youngmin kini duduk di sampingku.

Entah kenapa, tiba tiba aku merasa gugup. Menatapnya saja rasanya aku tidak berani…. Aish, kenapa perasaanku jadi kacau begini?

“Ya! Yeoja aneh…”

“W…Wae?” jawabku dengan gugup

“Kau dan….”

“Mwoya?”

“Bukan apa apa. Lupakan saja”

“Ya! Jo Youngmin!!! Katakan” Kataku dengan sedikit memaksa

“Sudah kubilang bukan apa apa!”

“Ish, kau ini….Menyebalkan!” Aku menggembungkan pipi sambil menahan kesal

Untuk sesaat, kami tidak saling berbicara. Namun, tak lama Youngmin memecah keheningan

“Kau… Menyukai Kwangmin?”

“Ten..Tentu saja! Memangnya kenapa?”

“Aniyo… Aku hanya memastikan saja”

“Aneh….” Aku menatapnya dengan kesal, namun Youngmin tidak memberi respon seperti biasanya. Dia malah menatapku dan tiba tiba menyandarkan kepalanya di bahuku

“Y…Ya! Jo Youngmin!”

“Ini permintaan pertamaku”

“Ta…Tapi….”

“Berisik. Aku mau tidur”

Meski bingung, namun kubiarkan dia menyandarkan kepalanya di bahuku… Jantungku… Berdetak tidak karuan….

***

[Chorong POV]

Ketika membuka mataku, tahu tahu aku sudah berada di sebuah tempat yang dipenuhi bau obat obatan. Dan hanya satu ruangan dengan bau khas obat obatan seperti ini…

“Apa….Ini UKS?” Tanyaku

“Ah, Chorong kau sudah sadar? Syukurlah” Youngmin membuka tirai perlahan dan mengambil kursi lalu duduk di samping ranjangku. Dia terlihat mencemaskanku

“Apa…Kau yang membawaku kesini?”

“Aniyo. Bukan aku yang membawamu kesini,Chorong-ah…Tapi Kwangmin”

“K-kwangmin?”

“Ne”

Jadi…Kwangmin yang membawaku? Ah, gomawo Kwangmin….

“Kau…Ingin bertemu Kwangmin kan?”

“Ah….A..aniyo! Aku….”

“Biar aku panggilkan”Youngmin tersenyum kecil, kemudian pergi ke luar dan memanggil Kwangmin.

Ah… Aku kan belum siap bertemu dengannya…. yah, sudahlah. Lagipula Kwangmin sudah telanjur masuk…

.

.

.

“Chorong ah…Gwenchana?”Tanya Kwangmin begitu dia masuk

“Ah, ne”

“Kenapa kau…memanggilku?”

Apa harus kukatakan perasaanku padanya? Tapi…Aku pasti hanya akan menerima ‘penolakan’…Tapi.. Jika aku tidak mengatakannya….

“Chorong-ah?”

“Ah…ne?”

“Kau memanggilku, untuk apa?”

“Eum… Kwangmin-sshi… Aku…”

Hey yo, Andwineunge ddak hanaitseo mot chamneunge ddak hanaitseo
Neojanha aljanha tumyeonghan nae yeoja sondaejima
Naman naman naman bodeon your eyes soknunsseope ppajyeo beorin your man
Oneungil aljanha na yeogi itseo

*Boyfriend-Don’t Touch My Girl*

Belum sempat kulanjutkan kalimatku, handphone Kwangmin malah berdering. Aku gagal mengatakannya….

***

[Kwangmin POV]

From : Guru Jang

Ya! Jo Kwangmin!!! Cepat ambil alat alat praktikumnya!

Aish….Padahal kan sudah cukup lama aku meninggalkan kelas, tapi guru masih tetap menungguku mengambilkan alat alat praktikum itu? Akh….Sepertinya aku memang pantas dijuluki si tukang ambil barang guru Jang…

To : Kwangmin

Ne. Aku segera mengambilkannya

“Ah, mian Chorong-sshi…Aku harus pergi”

Begitu melangkahkan kaki, Chorong menahan lengan bajuku.

“Wae, Chorong?”

“Ga…Gajima, Kwangmin….” Ucapnya sambil menunduk.

Ah, mungkin Chorong kesepian. Kalau begitu akan kupanggil hyung untuk menemaninya….

“Arra. Nanti kupanggilkan hyung untuk menemanimu”

Aku  segera keluar untuk memanggil hyung. Namun…. Aku mengurungkan niatku, karena hyung sedang tertidur di bahu Sulli…Yeoja yang kusukai.

~TBC~

Wakh….Masih aneh!!! >0<

Mian yah…. >_<  Makin banyak typonya ~….~

Makin nggak jelas!!! >0< *readers:tabokin author rame rame(udah ngasah golok)*

Yah….Walaupun banyak banget kekurangannya, mohon tetap di comment yah… Soalnya author masih amatir, jadi butuh lebih banyak saran. *Mohon banget* . Kalo mau sekalian ngasih duit juga nggak apa apa koq#ditabok

Tentang FadilaHan

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."
Pos ini dipublikasikan di Comedy, Family, Fanfiction, Friendship, Romance, Sad, School Life dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke [Chaptered] The Twins 5

  1. minhyoo berkata:

    duh kak, ini keren bangettttt!!!~
    cepetan lanjut yaa, jangan bikin kepoo berkelanjutan._.v hehe

  2. Choi Minri berkata:

    Daebak!!
    Ff na jd cinta brantai eon. Mdah2an ja ga akan ad yg trsakiti..

  3. Aduh Thor,,,
    cpetan d lanjutin ya, penasaran neh..
    okay…
    gomawo….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s