Posted in Fanfiction

[Vignette] After Break…

Gambar

|| Title : After Break… || Author : FadilaSetsuji || Genre: Comedy,School life,Romance || Length : Vignette (karena terlalu panjang jika lengthnya Drabble) ||Main Cast: Kai-Yoona || Support   : SeoHan,Sehun,Daeun||

Note >>> Segala typo mohon dimaafkan. Author juga manusia jadi gak bakal mungkin ada karya author yang gak luput dari kesalahan ^__^

 

Inspired—-Kara Song: Bye Bye Happiness

 

=Happy Reading=

 

Hei,apa artinya penantian seorang pria yang menghabiskan waktu bersembunyi dibalik pohon cemara ini?! Aku bodoh,dan terima kasih telah membuatku mengakui kebenaran untuk perkataanmu itu,Im Yoona

Sejak kapan pria bernama Kim Jong In mengesampingkan sifat arogannya? Kau seperti bukan Jong In yang kukenal

 

////////////////////////////////////////////////////////////////////////

 

“Pu-tu-s”

Kata yang diucap Kim Jong In secara terpisah itu membuat kening Im Yoona berkerut. Begitu kentara hingga beberapa orang yang berdiri diam di tempat kejadian perkara itu dapat dengan mudah membaca bagaimana kondisi dua ‘petarung’ yang sedang mencari ‘pemenang’ dalam pertarungan harga diri dan arogansi. Padahal semua tahu,mereka itu sepasang kekasih yang telah hampir setahun lamanya menjalin hubungan. Tak begitu pasti. Namun dalam usia hubungan yang seperti itu,mereka selalu saja sama. Anggap saja mereka itu para gladiator atau pegulat atau apalah,yang selalu menginginkan kemenangan dalam setiap ‘pertarungan’.

Singkatnya,mereka sepasang kekasih yang tak pernah akur

Dan puncaknya,tepat dihari ini. Pada siang hari,setelah pelajaran sejarah yang membosankan. Pria bertagname Kim Jong In itu baru saja menancap hati Im Yoona dengan ucapan menyakitkan hati

Sekalipun waktu yang terlewat sebagai sepasang kekasih adalah dengan catatan catatan buruk,namun tetap saja dihati gadis yang kini tertegun itu dia adalah kekasih pria itu dan sebaliknya.

ARRAYO! AKU JUGA BISA MENDAPATKAN PRIA YANG LEBIH PUTIH DARIMU,DASAR DAGING GOSONG!!!

Ejekan yang kemudian membuat lelaki dengan nama panggilan Kai itu menjadi bahan tertawaan,menyisahkan kekesalan yang cukup mencuat emosinya. Bahkan hampir saja dia melempari gadis yang telah berlari jauh itu dengan sepatunya,jika saja Kai tidak mengingat aturan tentang memperlakukan wanita.

“Hahaha,Im Yoona keren”puji Sehun. Telinga Kai dengan cepat merespon ucapan itu,dan kemudian dengan cepat mata penuh kilatan kekesalan itu,yang seharunya tertuju pada Yoona berbalik menjadi Sehun. Namja berkulit putih bak susu itu masih saja tertawa,padahal ‘penonton’ lainnya telah memutuskan menjauh sebelum berubah cerita menjadi Kai yang melempari mereka dengan kursi.

Sehun,semoga kau selamat dari amukan Kai

Dan Kai,jangan sampai kau dibuat ‘matang’ oleh api yang membara di dirimu

***

Cerita Im Yoona dan Kim Jong In sebagai sepasang kekasih yang telah berakhir rupanya telah diketahui hampir seluruh sekolah. Bermacam macam reaksi mencuat. Ada yang menyayangkan-maaf kelompok ini ada author didalamnya- namun tak sedikit yang bahkan bersorak gembira,mensyukuri hal ini. Fanboy Yoona dan Fangirl Kai. Itu mereka

Apapun reaksi yang muncul,yang terpenting adalah kedua sejoli yang telah mengakhiri hubungannya. Keduanya,dihari itu muncul berbarengan. Tepat didepan pintu gerbang yang baru saja dikunci.

“Sial/menyebalkan!”

Gerutuhan yang terucap bersamaan,mengundang perhatian masing masing. Mereka saling menoleh,alis kemudian mengerut

“Kau…”

“Juga?!”

Kompak

Keduanya saling menatap,tak lama karena mereka begitu cepat berbalik. Tak lupa menambah radius jarak mereka.

Beberapa saat keduanya saling berdiam,tak satupun berniat mengakhiri kesunyian itu. Sampai akhirnya kesunyian itu berakhir karena seseorang yang datang. Seseorang yang kemudian diketahui bernama Oh Daeun itu berdiri di depan gerbang yang menutup,sambil tersenyum

“Yak,kalian terlambat?!”Ujarnya tercengang “berdua?!”

Ucapan yang menohok hati gadis keturunan Ihm itu. Gadis itu berkomat kamit tak jelas. Ingin rasanya deretan pintu dari besi yang dicat biru muda itu dia hancurkan,kemudian membiarkan Daeun tertimpa. Sayang, ada hukum yang mengekang kota Seoul ini dan tentu saja martabatnya sebagai wanita akan tercoreng. Karena ada pria itu. Kim Jong In

“Hei,diamlah kau. Suaramu cempreng sekali”Kim Jong In berujar dengan nada ketusnya. Membuat Yoona memutar bola matanya.

Yak! Apa katamu,Kai?!”Daeun berseru kesal. Dipelototinya Kai,tetapi pria itu tak peduli. Cuek

Yoona tahu akan seperti itu tanggapan dari seorang Kai. Mengingat pria dengan status mantan’nya’ itu memang tak pernah memikirkan atau menanggapi sesuatu dengan serius. Ya,kurang lebih seperti itu sosok Kai yang Yoona kenal

“Ish! Yoong,ajari kekasihmu itu untuk lebih baik dalam memperlakukan wanita!!!”

Daeun lantas pergi,meninggalkan Yoona dan Kai. Daeun,apa dia satu satunya manusia disekolah ini yang belum mendengar kabar tentang dia dan Kai sekarang? Walau bukan selebriti atau publik figur,dia dan Kai-kata orang orang didekatnya-cukup terkenal sebagai pasangan.

Atau… Mungkin Daeun sengaja menggodainya?

Apapun alasannya,Daeun membuat Yoona merutuk dalam hatinya. Neo jugesseo,Oh Daeun!

“Ck”kai mendecak. Mengundang perhatian Yoona,membuat kening gadis itu mengerut

“Mwoya?!”

Kai tak menjawab. Mendiamkan Yoona selama beberapa saat,hingga kemudian ditatapnya gadis dihadapannya dengan serius

“Kau mau…”

“Apa?”

“Kita masuk dengan melompati tembok”

Oh,pria ini semakin membuat Yoona tak mengerti akan dirinya

Namun walau tak mengerti, Yoona pada akhirnya mengikuti kemana pria didepannya itu melangkah.

Tembok belakang sekolah

***

Hampir lima belas menit lamanya tubuh Kai juga Yoona bermandikan cahaya dari lidah lidah sang mega. Pria itu terpaksa menunggui gadis yang ternyata masih berada diatas tembok “Hei,melompatlah”pinta Kai dengan ketus. Kepalanya mendongak,menatap objek diatasnya

“Aku takut” ujar Yoona gemetar

“Tenang saja,aku tak tertarik melihat dalamanmu”

Mwo? Yak! Bukan itu masalahnya!!!”

“Lalu?”

“Aku takut,kakiku patah setelah aku melompat”

“Kau ingin aku menangkapmu,begitu?”

“Ish,bukan begitu…aku…”

“Aku akan menangkapmu ketika kau melompat,tenang saja”

“Heh?!”

“Apa? Kau tidak mau? Baik aku akan-“

Yoona menggeleng cepat,lantas tangannya terjulur kedepan “aniyo! Aku… butuh bantuanmu!”

Kai menampakkan senyum kemenangannya begitu mengetahui rencananya berhasil. Dia–sebenarnya–tidak akan setega itu meninggalkan seorang Ihm Yoona diatas. Selain karena Ihm Yoona adalah seorang wanita,ada sesuatu yang lain yang membuatnya tidak bisa meninggalkan gadis itu disana.

Yoona,gadis Ihm itu meneguk salivanya. Menatap manik legam Kai yang kini juga menatapnya,mereka saling beradu pandang.

“Hei cepatlah,tanganku pegal!”

‘Ck,dia masih saja menyebalkan’batin Yoona,sebelum gadis itu melompat.

“kyaa!!!“Yoona memekik kencang ketika tubuhnya tengah melayang diudara. Dia–Yoona–membayangkan bermacam macam hal yang mungkin saja akan menimpanya nanti. Mungkin saja dia akan ditipu sang mantan kekasih,atau yang lebih parah adalah tubuh kurusnya itu akan merasakan langsung seperti apa tanah yang dia pijaki seandainya Kai langsung menghempasnya kencang kebawah. Oh tidak…

 

1 detik

 

2 detik

 

Dan…

 

Gadis itu mengedip,memastikan apakah dirinya masih berada dibumi atau… Telah mencapai pintu nirwana

“Hei,cepat turun!”

Ternyata… Dia masih menjadi penduduk bumi. Nyawanya masih utuh

“Ah,eoh…hehehe”Yoona tertawa canggung begitu melihat wajah tersungut Kai yang tengah menatapnya. Lelaki itu rupanya menepati kata katanya. Membuat hati gadis itu melega. Padahal tadinya dia telah membayangkan akan berakhir waktu hidupnya. Yoona lantas turun dan menepuki roknya,menyingkirkan debu debu yang mungkin saja menempel diseragamnya.

Dan Kai? Lelaki itu masih memperhatikan mantan gadisnya itu dengan seksama. Tak bergeming hingga gadis itu tak sengaja mendapatinya tengah diperhatikan

Mwoya?”

Saat itulah Kai tersadar

“A…”Kai berusaha mencari cari alasan sembari menggaruki tengkuknya. Menghindari tatapan memicing Yoona

“Yak! Kai!”

“Ish,apa?!”

“Kau tadi…memperhatikanku,bukan?!”

“Memperhatikanmu? Otakmu sudah tidak beres rupanya”

Kai meraih tasnya dan beranjak,menjauhi sosok Yoona yang masih menatapinya. Namun baru beberapa langkah,Kai menghentikannya dan menengok

Membuat Yoona terkesiap “ayo,Yoong. Kita sudah terlambat”ujar Kai. Namun Yoona tidak segera merespon. Gadis itu hanya terdiam

“Hei,Yoong?”

“Ah,eoh. Ne!

Gadis itu tersadar kembali dan segera berlari menghampiri Kai. Keduanya berjalan berdampingan. Yoona sesekali melirik canggung Kai yang tengah berjalan disampingnya. Lelaki itu terlihat mengelusi tengkuknya sambil sesekali mendongak menatap langit.

Dan entah kenapa…Yoona merasa dia melihat salah satu dari beberapa kebiasaan Kai…

Apa dia sedang senang?‘Batin Yoona

Mwoya?!”

Nada suara yang terdengar dingin itu membawa kembali Yoona pada kenyataan. Kenyataan bahwa mereka… Telah mengakhiri hubungan yang telah cukup lama mereka jalin

A-aniyo!”Elak Yoona

Gotjingmal! Kau tadi memperhatikanku,bukan?!”Tanya Kai,masih dengan nada dinginnya “aku cukup hapal kebiasaanmu”

Yoona gelagapan,tak mengerti apa yang harus dia katakan pada namja yang menatapnya seperti meminta penegasan darinya.

Gadis itu kemudian menyentakkan kakinya dan balik menatap tajam Kai “hah! Percaya diri sekali kau?! Jangan kau kira karena aku ini mantanmu lantas kau seolah mengerti segala tentang aku! Kau saja ketika aku menangis kau hanya menungguiku sampai berhenti menangis! Kau itu pacar yang menyebalkan,dan egois asal kau tahu!”

Kai terkesiap selama beberapa detik. Dan Yoona,gadis itu tengah menggigiti bibirnya,berusaha sekuat mungkin menahan tangis yang akan tumpah ruah.

Kai mendesah,memperbaiki posisi tasnya sebelum berkata “maaf saja aku tidak bisa menjadi kekasih yang baik untukmu selama ini”ucapan yang terdengar dingin itu lantas menyadarkan Yoona akan sesuatu…

Dia,hatinya sakit… Melihat wajah Kai yang sepertinya… Sedih

“Mian…bukan itu maksud ucapanku…”Yoona menggumam. Menepuk dadanya kuat kuat,sebelum akhirnya… Menangis

***

“Hei Yoona!”

Gadis yang tengah terdiam–tepatnya melongo– itu tiba tiba saja menoleh begitu mendapati Oh Sehun yang tengah berjalan mendekatinya. Lantas ditatapnya Sehun dengan horor. Gadis itu sedang tidak mood untuk melakukan apapun dengan siapapun. Bahkan hanya untuk menyahuti orang dia malas melakukannya

“Apa?!”

Sehun tersenyum misterius,lantas mendekati telinga Yoona,membisikkan sesuatu

Mwo?!”

“Ayolah Yoona… Toh kau sedang sendiri kan?”

“Diam-kau!

“Ayolah…”

“Ihm Yoona…”

Jebayo~~

“ISH BAIKLAH! CEPAT KAU ENYAH DARI HADAPANKU!”

Sehun tak mempedulikan bentakan itu. Dia justru melompat lompat girang,seperti gelagat orang yang baru saja menang lotre-___-

 

#Bruk

 

Dari kejauhan terdengar suara seperti sesuatu yang menghantam ubin dengan keras.

Dan ternyata…

“Hahaha,dasar bodoh!”

Sehunlah sesuatu yang baru saja menghantam ubin dengan keras. Dan gadis bernama Daeun tertawa puas menyaksikan kejadian itu.

“Hei bocah belimbing,kau ingin segera menginjak neraka rupanya…”Sehun yang terlanjur kesal itu lantas menatap horor sosok Daeun yang masih terpingkal pingkal.

Yak, Oh Daeun!”Sehun membentaknya,membuat gadis itu seketika terkesiap. Baru kali ini didengarnya lelaki yang memang sering menjadi sasaran kejahilannya itu marah.

“M-mian…”

Ck

Sehun hanya mendecih pelan ketika pemilik wajah tembam itu menunduk. Menyesal. Lantas Sehun melangkah mendekati pintu,namun dengan cepat Daeun berlari menerjang punggung namja itu. Mendorongnya kuat hingga Sehun hampir saja menabrakkan wajahnya pada loker sepatu yang tak lagi difungsikan itu. Dan Daeun…

#Buk

Gadis itu pingsan setelah perangkap yang dia pasang dipintu mengenai wajahnya. Sebuah buntalan yang dia isikan bata didalamnya. Awalnya dia merencanakan jebakan itu untuk Sehun,namun dengan melihat lelaki itu marah dia jadi mengurungkan niatnya tersebut. Mengorbankan dirinya sendiri.

“Oh Daeun!!!

***

Datanglah ke namsan tower sore ini. Temanku ingin berkenalan denganmu

Ketika Yoona mengambil sepatunya diloker,dia teringat akan ucapan Sehun itu. Dia malas menanggapinya —sebenarnya— tetapi Yoona bukan tipikal orang yang suka membuat orang lain kecewa. Apalagi tadi dia sudah menyetujuinya—walaupun sebenarnya dia tak benar benar berpikir akan menyetujuinya saat itu— yasudahlah. Sudah telanjur…

#Brak

Yoona terlonjak begitu mendengar suara bantingan yang berasal dari loker sebelah.

Kepalanya menyembul,mengamati siapa yang membanting pintu loker yang dia tahu milik siapa. Dan benar,si pemiliknya lah yang baru saja membanting pintu lokernya sendiri

Apa dia masih marah padaku?‘ Batin Yoona

Kai… Lelaki itu mendapati Yoona yang tengah memperhatikannya–tepatnya mengintipinya dengan menyembunyikan wajahnya dibalik pintu loker. Keningnya mengerut memandangi Yoona

Mwo-ya?!” tanya kai dengan nada yang terdengar dalam

“Ah,a-aniyo,hehehe”Yoona tertawa–walau terdengar amat canggung. Dia–Yoona–berharap dengan suara tertawanya yang aneh itu dia bisa mendamaikan suasana,paling tidak menghilangkan kemarahan Kai padanya

“Jangan tertawa begitu. Aneh!”

Ish! Rencana gagal

Keduanya kembali terdiam. Yoona maupun Kai,keduanya masih tidak beranjak dari loker masing masing… Masih dengan keheningan diantara suasana ramai orang orang yang berlalu lalang disekitar sana.

Sampai…

“Kau… Akan ke namsan tower sore ini?”Pertanyaan Kai yang memecah keheningan. Membuat Yoona seketika membelalak. Gadis itu dengan spontan menoleh,dan melupakan satu hal penting. Radius wajahnya dengan pintu loker yang teramat dekat…

 

#Brak

 

“Aw!

Yoona mengerang,akibat sakit yang menjalari disekitar wajahnya. Dan Kai sontak meninggalkan lokernya,membalik tubuh Yoona yang membelakanginya.

“Yak,gwenchana?!”Kai bertanya dengan nada suara yang terdengar begitu panik. Diamatinya setiap lekuk wajah Yoona,yang mungkin saja terluka.

Dan Yoona… Gadis itu justru menepis kuat tangan Kai dari pundaknya. Lantas matanya yang mulai digenangi liquid bening itu menatap Kai

“Y-yoong..?”

“Kau membenciku kan?”Ujar Yoona “jadi… Jangan bersikap peduli padaku!”

Dengan sekuatnya gadis Ihm itu berlari,meninggalkan Kai yang masih terpaku diam disana.

“Yoong… Dia berlari dan lupa mengunci lokernya”ujar Kai. Lelaki itu berniat mengunci loker milik sang mantan tersebut,namun baru ingin melakukannya lelaki itu mendapati sesuatu di loker milik gadis itu. Selembar foto yang terpampang di dinding loker,yang kemudian berhasil menciptakan seulas senyum indah diwajah tampannya

“Kau…ternyata…”

***

Yoona dengan ogah ogahan pergi menuju namsan tower. Sepanjang bis menelusur jalanan Seoul,dia masih saja terpaku diam. Bahkan tidak dipedulikannya dahinya yang telanjang itu membentur kaca jendela. Dia masih menyesalkan kejadian tadi siang. Dia hilang kendali hingga bisa bertindak seperti itu pada Kai.

“Yoong… Neo,baboya

Beberapa kali dia menggumamkan kata kata yang sama hingga bis berhenti dan diapun turun.

Dia melamun,tak menyadari seseorang dengan mantel yang menutupi hampir separuh wajahnya. Tak lupa kacamata hitam melengkapi penampilannya yang terkesan misterius

“Jadi… Dia tetap pergi?”

.

.

.

“Yoona,disini!”

Sehun melambai lambaikan tangannya,membuat Yoona mengangkat wajahnya. Dipandanginya Sehun yang ternyata tidak sendirian saja disana. Ada sosok gadis yang Yoona duga sebagai Oh Daeun. Juga disana berdiri seorang lelaki dengan jaket biru yang dipadu dengan celana berbahan jeans.

 

Apa yang sedang direncanakan Sehun sebenarnya?

 

Yoona terlalu malas memikirkannya,hingga akhirnya diapun melangkah mendekati Sehun.

Annyeong“sapa Yoona datar

“Kupikir kau tidak akan datang Yoong”ujar Sehun

“Aku ini bukan orang yang suka mengingkar janji,asal kau tahu”Yoona menyahuti Sehun dengan malas. Dia tidak berharap Sehun akan banyak bertanya—menjadi cerewet seperti bibinya—

“Sehun-a… Sudahlah. Kau selalu memancing kemarahan Yoong eonni

Suara lembut Daeun lantas menyadarkan Yoona bahwa tidak hanya ada Sehun dan dirinya disana.

“Yoong eonni,maafkan Sehun”ujar Daeun tulus

“Daeun…”

Sehun menggamit tangan Daeun,namun gadis itu menghentikannya dengan menepuk punggung tangan Sehun dengan keras.

Yak! kau tidak malu diperhatikan orang lain?!”Ujar Daeun berbisik. Dan lelaki yang dipanggil Yoona keramik itu menampakkan sengirannya

Yoona lantas merotasi bola matanya itu lantas kemudian berkata “Santai saja/aku tidak tertarik melihat kalian”

Ternyata lelaki yang berdiri disamping Daeun itu juga angkat bicara. Bersamaan pula dengan Yoona

“Kau…/kau juga…”

Daeun dan Sehun memandang kearah Yoona dan lelaki itu secara bergantian sebelum kemudian senyuman mengembang diwajah keduanya

Eonni…/hyung...”Ujar Sehun dan Daeun bersamaan “bagaimana jika kita double date?”

“Heh?!”

Yoona mengerut dahinya,menatapi lelaki berjaket biru itu. Tak ada yang salah dengan lelaki itu. Dia tampan… Ah tidak,manis. Iya,dia lelaki yang manis…

Tapi… Yoona tetap tak menampik. Kai,lelaki itu… Dia masih saja memenuhi pikiran Yoona,bahkan hingga detik ini

 

Entah mengapa… Dia jadi merindukan mantan kekasihnya yang menyebalkan itu

 

“A..aku…”

“Sehun,apa kau sudah tidak waras?! Lalu mau kau kemanakan Seobaby ku? Hah?!”

Sebelum Yoona sempat menolak usulan itu,terlebih dulu lelaki itu menolak mentah mentah usulan aneh lelaki keramik itu.

“Mwo?! Jadi hyung…”

Baru saja Sehun hendak melanjutkan ucapannya,seseorang secara tiba tiba datang. Menampakkan diri dihadapan mereka

“Siapa yang mengizinkannya bersama yang lain?! Apa kau mau merasakan amukanku,Oh Sehun?!”

***

Kai,lelaki itu sejak tadi menggerutu. Bagaimana tidak,sejak tadi dirinya terus mengamati Yoona dari balik pohon cemara yang tumbuh tinggi karena boneto,ups! (Just kidding) maksudnya tumbuh tinggi karena dirawat dengan baik oleh petugas diarea sekitar tempat itu.

Eonni…/hyung…”Ujar Sehun dan Daeun bersamaan “bagaimana jika kita double date?”

Oh Sehun… Neo juggesseyo!

Kai menunggu reaksi yang akan dilontarkan mantan kekasihnya itu. Dia menumpu pada harapan yang tak pasti,menanti keajaiban yang bisa membuatnya melega. Yang bisa membuat Yoona menolak usulan menyebalkan Oh Sehun. Liat saja,begitu Yoona menolak usulan itu,Kai akan keluar dan mencekik leher lelaki berkulit putih itu

Sayang…Yoona belum memberi jawaban…

Kemungkinan Yoona menolak dan menerima… Saat ini sama besarnya

“A…”

“Siapa yang mengizinkannya bersama yang lain?! Apa kau mau merasakan amukanku,Oh Sehun?!”

Kai terkesiap. Baru saja dia akan menampakkan diri dihadapan Yoona,seorang gadis telah lebih dulu datang dan bahkan mengancam Sehun. Gadis yang berani…

“Seobaby?!”Lelaki berjaket biru itu terkejut mendapati sosok yang dipanggilnya Seobaby tersebut telah berada dihadapannya “kau…”

“Aku baru saja tiba dengan penerbangan siang tadi”

Bogoshippeo Seobaby…”

Lelaki itu berlari menghampiri gadis yang ternyata adalah sosok yang tadi sempat disebut olehnya

“Luhan oppa~~”

Baru saja Luhan–nama lelaki tersebut– ingin memeluk sosok yang dipanggilnya Seobaby itu,secara tiba tiba suara kasak kusuk terdengar dari pohon cemara itu. “Yak,nuguya?!”Seohyun berseru keras,namun tetap saja tak terlihat tanda akan kemunculan sesuatu maupun seseorang dari sana

Yak,nuguya?!”Kali ini Seohyun–nama asli dari sosok Seobaby itu– memekik kencang. Kai masih bersikukuh dipersembunyiannya. Dan entah mengapa hal ini menimbulkan rasa penasaran Yoona. Membuatnya mendekati pohon cemara tersebut dan…

“Kai?!” Yoona membelalak begitu diketahuinya siapa si penyebab suara kasak kusuk dipohon cemara itu.

Dan kai… Lelaki itu menampakkan sengirannya

Yak! Neo baboya,Kai!

.

.

.

Tertawa,ya itulah yang kini tengah dilakukan dua pasangan yang sejak tadi menjadi pendengar setia dari kronologi kejadian itu.

Baru kali ini Kai merasa dia adalah bagian dari manusia yang mengatakan mereka adalah orang bodoh,walaupun sebenarnya didunia ini tak ada orang bodoh. Hanya orang yang tak mampu melakukan sesuatu yang kemudian mengecap diri mereka bodoh.

“Jadi… Si tan ini menunggu kekasihnya disana?”Seohyun tak percaya dengan apa yang Kai lakukan itu “aigo~~ Kau membuatku kagum”lanjutnya.

Ucapan itu membuat Luhan menghentikan tawanya sejenak,disusul dengan Daeun dan Sehun. Mereka menyadari sesuatu…

Perubahan raut wajah Luhan…

“Ehem!“Luhan berdehem,membuat Seohyun menghentikan tawanya sejenak. Lantas menatap Luhan

Oppa,wae-yo? Apa kau sakit?”

Gadis yang polos,rupanya…

Ani,aku hanya cemburu”

Mwo?”

“Kau mengaguminya,padahal aku juga ingin membuat-“

“Oppa geuman!”Sergah Seohyun dengan segera “aku hanya menyukaimu tahu”

J-jinjja?”

“Eoh”

Sudahlah,tak perlu melihat kelanjutan cerita pasangan aneh itu. Kembali saja,fokus pada dua orang yang masih menunduk itu.

Yoona dan Kai tak mengucapkan sepatah katapun sejak tadi. Namun pada akhirnya Yoona angkat bicara

“Kau bodoh!”

Mwo?!”

“Sejak kapan lelaki Kim Jong In mengesampingkan sifat arogannya? Kau seperti bukan Jong In yang kukenal!”Tutur Yoona,dengan wajah yang masih tertutupi surai panjangnya itu. Dan seketika apa yang baru saja diucapkan gadis ihm itu menenangkan mereka yang tadinya tenggelam dalam tawa mereka. Suasana dirasa menjadi tenang oleh Kai yang mengalihkan pandangannya,menatap Yoona. “Apa untungnya mengikutiku?! Kau harusnya segera memacari siapapun,tak membuang waktu dengan percuma dengan melakukan semua ini!”

Gadis itu mengepal jemari lentiknya dengan kuat,menggigit bibirnya. Menahan airmata disudut matanya. Berharap tak seorangpun termasuk Kai yang akan melihat dirinya menangis

Kai terus menatap Yoona,hingga pada akhirnya dia memejamkan mata. Lalu meraih jemari yang terkepal itu

“Yoong…” Kai menggenggam jemari gadis itu,dengan perlahan membawa gadis itu,mengangkat wajahnya hingga mata mereka kemudian beradu. Tak lama,begitu dengan cepat Yoona mengalihkan pandangan,menghindari Kai.

“I-ish! Jangan melihatku,aku sekarang terlihat jelek!”

“Yoong…”Dengan suara yang terdengar begitu dalam,Kai memanggil namanya

“U-ugh…mwoya?!”

“Hei,apa artinya penantian seorang pria yang menghabiskan waktu bersembunyi dibalik pohon cemara ini?”

Mwo?!”

“Aku bodoh,Yoong. Kau memang benar…”

“dan terima kasih telah membuatku mengakui kebenaran untuk perkataanmu itu…”Kai menggantungkan ucapannya sejenak,menatap penuh makna mata gadis itu. “Aku masih… Ah tidak! Aku sangat menyukaimu,Ihm Yoona”

Keduanya saling menatap… Saling berdekatan… Lebih mendekat…

“Ehem!!!”

Suara deheman mereka menyadarkan keduanya… Membuat Yoona salah tingkah,begitupun Kai.

‘Pengganggu’rutuk Kai dalam hatinya

***

“Pan-tai!”

“Hahaha” Kai tertawa sejenak,sebelum wajahnya kembali menjadi serius “shireo! Aku ingin men-da-ki!”

“Yak! Kapan sifat egoismu itu hilang?! Ayolah,mengalah sekali ini padaku!”

“Kau juga…pernakah kau mengalah pada keputusanku walau hanya sekali?! Tidak pernah!”

“Hah?! Lalu… Waktu kita bertengkar dan kau mengatakan putus? Aku bahkan ti-“

Pertengkaran yang memperkarakan hal tak penting itu membuat Sehun juga Daeun yang melihatnya saling berpandangan… Lantas menggelengkan kepala mereka

“Pasangan bodoh!” Keduanya berucap bersamaan. Dan keduanya sukses membuat pasangan yang mereka katai ‘bodoh’ itu menatap mereka dengan tajam

“Mwo?!/yak! Sehun, Daeun!!!”

Bahkan walau mereka putus… Tetap saja,pada akhirnya mereka akan kembali…

Menjadi pasangan aneh

Kai : “yak!”

Yoona : “aku tidak terima dikatai pasangan bodoh!”

Author : *ngilang*(takut ditabok)

-END-

Hahaha,mian gaje banget-___-v

Aku buntu ide pas pertengahan cerita jadinya cerita yang sebenarnya mau aku bikin ada sedihnya malah berubah jadi power ranger… Ups,salah! Maksdunya jadi komedy gaje abal bin ancur kayak gini-____-v

Ok,aku malas basa basi… Jadi langsung aja yah…komentarnya dimohon dari kalian para readers yang baik,cantik dan ganteng juga kece kece. Ok?

Penulis:

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."

7 thoughts on “[Vignette] After Break…

  1. thor sumpah, ff ini bikin aku batal puasa, hiks😥
    sweet banget, tp bukan itu yg bikin aku mewek😥

    tapi, kenapa bukan sehun aja yg sama yoona? atau paling tidak, bukan luhan aja yg sama yoona? YoonHun sama LuYoon kan first otp aku, hiks😥
    terlebih, kenapa Sehun malah sama Daeun? dan Luhan sama Seo? huwaaa!!😥

  2. Kai npa mtusin yoona yah? Tp gk apalh, pd akhr.x blikn jg🙂
    Hahaha yoongKAI lucu bnget shc..
    Sehun❤ #gk tega, sehun gk ma yoona😦

    npa hrs ad seohan couple d'sni shc :-*
    ganggu ja.

    Ff.x kocak tp kren kok thor🙂

    1. eum..Barangkali sudah kujelaskan di ficnya? ._. Hihi,iya ^^ Berhubung mereka couple favoritku juga🙂
      krn disini author feelingnya ke YoonKai. Mungkin nanti bakal ada fic YoonHun yang author buat ^^ Insyaallah

      maaf sekali,aku AceBaby shipper chingu. Jadi banyakan ficku sering masukin SeoHan ^^ Maaf jika dirasa mengganggu

      iya,terima kasih banyak🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s