Posted in Angst, AU, Comedy, Drama, Fanfiction, Hurt, life, Romance, Sad

Drabble Compilations

drabble compilation 2014

||Author : Fadila Setsuji || Genre : Romance,Life,Sad || Length : Drabble || Cast : Baekhyun Byun, Kris Wu,OC, Ki Taeyeon (SNSD),Seo Joo Hyun (SNSD) ||

 

Title in this Story

Story 1 : Love U… >>> “aku mencintaimu…”

Story 2 : Anything is U >>> “Semua kekuatanku,semua juangku dan semua yang kuinginkan dalam hidupku itu adalah dirimu”

Story 3 : Oppa >>> ‘Untuk wanita yang dicintainya…

 

=Happy Reading=

“Bagaimana? Menyenangkan bukan?”

Baekhyun baru saja dibuat tersenyum oleh sosok yang kini sibuk berlarian disekitar beberapa area wahana ditaman bermain tersebut. Kelihatannya gadis itu begitu bersemangat memilih-milih wahana selanjutnya yang akan mereka naiki,meski sebenarnya Baekhyun tak mempermasalahkan sama sekali tentang wahana yang nanti akan mereka naiki. Dia tak memiliki jenis phobia tertentu,jadi wahana disana kiranya tak perlu menjadi bahan pemikirannya. Dia bisa mencoba semuanya… Dia bisa

“Kau..,tidak terpikirkan untuk memasuki rumah hantu?”

Baekhyun terpikirkan sebuah ide… Ya,sebuah ide yang mungkin bisa dia gunakan untuk melihat sisi lainnya pada diri sosok yang kemudian diketahui adalah seorang gadis itu “heum?”

Baekhyun tersenyum “rumah hantu..,kau ingin mencobanya?”

Sosok itu kemudian tersenyum “yak!Kau kira aku bisa dibuat ketakutan oleh wahana yang hanya dibuat dengan tangan manusia itu,Baek? Oh,ayolah!”

“Kalau begitu,apa lagi? Ayo kesana”tanpa memberi apa-apa ataupun sekedar izin,Baekhyun dengan cepat menggamit tangan itu,menggandengnya dan bersikap layaknya seorang lelaki terhadap kekasihnya “kajja

Dan sosok itu kini terdiam… Efek terkejut.

“Kau…”Baekhyun berbalik dan mendapati gadis itu melongo “yak,waeguraeyo?”

Dan sosok itu segera tersadar “ah,eoh… Aniya! Eopseo!

Gadis itu meyakinkan keturunan Byun yang kini memicingkan mata kearahnya “sungguh,aku tidak apa-apa Byun-nim!”

Baekhyun menatap datar gadis itu,sebelum akhirnya berbalik memunggungi gadis itu,namun dengan jemari gadis itu yang masih menaut dengan jemarinya “tidak masalah jika kau menganggap ini…” Keturunan Byun itu menjeda ucapannya sebentar,kemudian menarik nafas. Gadis itu mendengarnya,dengan jelas “…sebagai sebuah kencan”

Mata gadis itu melebar tak kala mendengar kata terakhir yang diucapkan Baekhyun. Ia mendengar,namun rasanya begitu sulit untuk menegaskan pada dirinya sendiri bahwa itu adalah kenyataan,bahwa apa yang dikatakan Baekhyun telah melalui rongga telinganya. Dan apa yang dikatakan Baekhyun… Adalah fantasi indah yang selama ini dia pendam sebagai sebuah harapan yang menguatkannya untuk terus mencintai serta meyakini bahwa lelaki Byun itu adalah kekasihnya, juga lelaki yang mencintainya…

Gadis itu tersenyum “eoh. Ka…kajja!

Meski dengan perasaan yang masih gugup,gadis itu memberanikan diri menggamit jemari lelaki Byun itu. Dan mereka melangkah menuju wahana rumah hantu yang tak jauh dari wahana yang mereka naiki tadi.

Dan sepanjang mereka berjalan,gadis itu mengangkat topik pembicaraan yang mungkin bisa menarik atemsi seorang Baekhyun “Baekhyun-sshi”

Eoh,wae?”

“Apa menjadi dokter itu… Sulit?”

Lelaki itu menghentikan sejenak langkahnya sebelum kemudian berbalik,menatap gadis itu “satu-satunya bagian sulit dari menjadi dokter… Eum,kupikir hanya ketika rasa bersalah menghinggapiku karena tak dapat menyaksikan pasienku hidup lebih lama”ujarnya dengan tegas. Membuat sang gadis tertegun sejenak,sebelum akhirnya mengangguk

“Ah,arra…”

Lelaki Byun itu kemudian menurunkan posisi tubuhnya hingga sejajar dengan wajah gadis itu “atau kata ‘sulit’ yang kau maksudkan itu… Adalah aku yang terlalu sibuk dan seringkali tak mengajakmu berkencan?”

Baekhyun menatap lamat kedalam iris kelam gadis itu “jawabanmu?”

“Ah… Ah,aniya! Aku tidak mempermasalahkan itu sama sekali,Byun-nim!

Jeong…mal?”

Eoh. Aku bersungguh-sungguh!”

Lelaki Byun itu menatapnya seolah berkata ‘aku tidak bisa mempercayai itu’

Merasa tidak dipercayai oleh lelaki keturunan Byun itu,gadis itu kemudian merengut “yak! Kau tidak mempercayaiku,kan?! Aigo…”

Baekhyun terkekeh,sebelum akhirnya berkata dengan ekspresi wajah yang begitu serius “aniya… Aku percaya padamu”ujarnya lembut “karena aku tahu semua tentangmu,lebih dari apapun…”

“J-jeongmal?”

Eoh“gumamnya “memangnya sudah berapa tahun kau menjadi kekasihku,sampai aku bisa tak tahu apa-apa tentangmu,eoh?”

“Ck! Arraseyo,arraseyo!

Lelaki Byun itu kemudian mengacaki pucuk kepala gadisnya itu sebelum kemudian ponselnya berdering. Lelaki Byun itu menghentikan apa yang dilakukannya dan segera merogoh ponsel disaku jasnya

eoh,waeyo Kris-sshi? …. Mwo?! …. Ck,arrayo! Aku segera kesana”

Baekhyun mendesah setelah memutus telpon dari Kris,rekan se-profesinya di rumah sakit yang sama(pula). Lelaki itu menatap gadisnya dengan tatapan yang seolah mengisyaratkan maaf kepada gadisnya

“Tenanglah,kita bisa mencoba wahana itu kapanpun”ujarnya “kau tidak ingin menyaksikan kematian dihadapanmu lagi kan,Baekhyun? Makanya,ayo segera ke rumah sakit dan sembuhkan pasienmu”

Gadis itu kemudian mengenggam pergelangan tangan Baekhyun sebelum akhirnya berlari dengan menarik tangan lelaki Byun itu

Senyum terlihat diwajah dokter muda yang tampan itu “aku mencintaimu…”

“…Kim Taeyeon”

Mobil berwarna silver itu kemudian memacu diatas jalanan kota Seoul….

 

 

=Story 2=

 

Seohyun tak bisa lebih lama lagi menatap pemandangan didepannya. Tepatnya didalam ruang perawatan sang tunangan…

Lelaki yang menjadi tunangannya itu kini mencengkram tiang besi yang menjadi sanggahan untuk infusnya. Dengan kesulitan,lelaki itu berusaha untuk menapakkan kaki diubin yang dingin dengan bantuan tiang besi tersebut. Tentu saja bukan perkara mudah bagi lelaki,jika mengingat dia adalah seorang pasien korban kecelakaan sepeda motor

Sementara penghuni ruang VIP itu sedang berjuang,justru Seohyun yang berdiri diluar ruangan itu kini sibuk menangis. Menangisi sang tunangan,menangisi keadaan lelaki yang dicintainya itu…

Aggashi!!!

Seohyun hampir saja ambruk jika seseorang tak datang dan menahannya. Seseorang dengan style casual,yang menyemat tagname bertuliskan Kim Taeyeon

“Ah… G-gwenchana…”Ujar Seohyun. Gadis itu mencoba meyakinkan Taeyeon,hingga tak menyadari sang tunangan menyaksikan kejadian itu dari dalam,sehingga lelaki itu berinisiatif untuk menghampiri sang tunangan

“Seo-ahWaeguraeyo?”

Dan seohyun terperanjat…

.

.

.

“Yak… Aku tidak memaksakan diriku,tenanglah”ujar sang tunangan. Berusaha meyakinkan Seohyun bahwa apa yang diyakini gadis itu sesungguhnya bukan. Dia tidak memaksakan diri sama sekali

“Tapi… Aku melihatnya,oppa! Kau tadi…”

Lelaki itu mencoba menggeser posisinya,mendekati sang tunangan yang kini duduk disampingnya. Dia–lelaki itu kemudian mengusap sisa airmata yang masih terlihat diwajah cantik tunangannya itu

“O-oppa..?”

“Kau tahu seo?”

Mwoya?”

“Semua kekuatanku,semua juangku dan semua yang kuinginkan dalam hidupku itu adalah dirimu”

Setelah mengucapkannya,lelaki itu kini menghapus jarak mereka… Secara perlahan.

Ketika mata yang kemudian memejam,suara nafas menjadi satu-satunya yang terdengar…

Secara tiba-tiba,seseorang datang. Meggeser pintu hingga membuat keduanya terlonjak. Saling menjauhkan diri. Lantas mereka menoleh “u-uisa?!”

Dan sang dokter juga seorang gadis berpakaian perawat itu melongo. Sang dokter dan perawat itu kemudian diketahui bernama Byun Baekhyun dan Kim Taeyeon…

“Sudah kubilang kan,kita harus mengetuk pintu dulu…Byun uisa!

Perawat itu kemudian menyikut sang dokter….

 

 

=Story 3=

“Jadi… Kalian akan segera melangsungkan pernikahan?!”

Kris,dokter yang bertugas menggantikan Baekhyun hari itupun ikut berbahagia dengan kabar gembira yang disampaikan oleh salah satu pasien Baekhyun tersebut. Lu Han.

Kedua namja itu kini sibuk mengobrol sambil Kris menuliskan beberapa data yang perlu dicatatnya. Kris ini adalah seorang intern* yang kemampuannya bisa dikatakan bagus. Dan mungkin itulah penyebab beberapa kali Baekhyun mempercayakan penanganan pasiennya kepada lelaki yang merupakan lulusan siswa berprestasi disalah satu universitas kedokteran di Kanada.

“Entah kapan aku bisa segera menyusul”intern muda itu terkekeh setelah mengucapkan kata-kata tersebut. Entah itu sebuah gurauan lalu baginya,atau sebuah hal yang tak terlalu dia tanggapi serius…

“Memangnya kau tidak memiliki kekasih,uisa?”

Sang intern tersenyum,kemudian menggelengkan kepalanya “aniya. Aku terlalu fokus pada karirku,sepertinya”

“Sayang sekali,padahal kau tampan”

“Ouh,jinjja?”

“Eoh. Dan aku pernah sekali mendengar kekasih Byun uisa dan tunanganku menyebut namamu dalam obrolan mereka”

“Mereka dekat?”

“Yah…. Eum,begitulah”

“Wah… Berarti aku bisa segera mendapatkan calon istri? Kkk~~”

“Yah”ujar Luhan “asal bukan tunanganku yang kau jadikan calonnya,Kris uisa

“Ah,aniya! Aku tak mungkin bertindak serendah itu…”

Mereka lantas tertawa sebelum akhirnya berhenti dan menoleh tepat pada pintu yang baru saja digeser oleh seseorang “eoh,Seo-ah?/Joohyun-sshi

“Kalian… Sepertinya asyik membicarakan sesuatu”ujar Seohyun sembari meletakkan kotak makan siang diatas nakas bercat putih tersebut. “Apa sedang membicarakan tentang… Seorang gadis,eoh?”

Seohyun memicing,menatap kedua lelaki yang kini menatapnya heran. Gadis itu kemudian tertawa “aku bercanda!”

“Yak,Seo-ah! Kau ini…”

Suara didalam ruangan itu kini terasa lebih ramai dengan kehadiran suara tawa Seohyun. Ketiganya asyik berbagi cerita gembira sebelum akhirnya Kris ingat dengan beberapa pasien lainnya yang mesti dipantau. Dia harus melakukan itu sebab dokter Baekhyun kini tengah berada diluar kota.

“Baiklah. Aku tak ingin mengganggu romantisme kalian. Aku akan segera pergi ke pasien yang lain”

Eoh

Kris baru akan benar benar pergi jika saja Seohyun tak buru-buru mencegahnya “eum,Kris uisa!”

“Ah,ye?”

“Jika kau tak sibuk… Kau bisa ikut makan siang bersama denganku dan Luhan disini”

“Ah… Gamsahamnida. Tapi..,mungkin lain kali. Aku harus mengunjungi suatu tempat dulu siang ini”

“Ah… Baiklah”

.

.

.

#flashback

Seorang lelaki dengan setelan jas dan seorang wanita dengan balutan gaun pengantin kini berlarian disepanjang trotoar dijalanan kota Seoul. Sesekali,keduanya menengok ke belakang,memastikan jarak keduanya dan beberapa orang berjas hitam itu semakin jauh. Mereka sedang melarikan diri…

“Yak,Hyojin! Wu YiFan! Kembali!!!”

“Kejar kami,dasar orang-orang bodoh!”

Keduanya terus berlari,dengan rona bahagia. Tanpa memikirkan apapun… Segala resiko yang menunggu disana… Mereka tak memperdulikan itu. Paling tidak hingga keduanya terikat oleh janji suci…

“Oppa!”

“Ne,Hyojin-a?”

“Aku…”Hyojin nampaknya ragu. Meragukan tindakan mereka ini

“Hyo,wae?”Kris langsung menanyai gadis itu ketika dia menghentikan kedua kakinya yang berlari itu secara tiba-tiba. Kris menatapnya sembari mencengkram pundak gadis itu “ayolah,cepat! Mereka akan menangkap kita”

Hyojin menatap lelaki itu begitu dalam,sebelum kemudian tersenyum tipis dan secara perlahan menyingkirkan jemari yang mencengkram pundaknya “kita akhiri saja…”

Semua adalah kenyataan,namun hati lelaki itu tak siap dengan keputusan menyakitkan yang diambil oleh Hyojin. Hubungan yang mendapat tentangan dari semua orang…

Terus melangkah ditengah restu yang begitu sulit didapat dan

sebuah keputusan nekat yang didasari rasa diantara masing-masing itu

Kini berakhir… Dengan sebuah penyelesaian yang seketika mematahkan harapan besarnya. Memupus segala angannya… Menghempas semua bahagia,kedasar jurang…

Tubuh Kris tak juga bergerak ketika gadis itu melangkah menuju jalanan besar. Sampai tubuh jangkungnya itu kini berada dalam pengawasan para bodyguard ayahnya…,ah bukan. Ayah mereka…

Keduanya adalah kakak beradik…

Sementara tubuh itu membeku,Hyojin justru menenuruskan langkahnya. Mengabaikan teriakan peringatan dari beberapa pejalan kaki yang kebetulan berada disana.

Dan cerita itu… Diakhiri dengan tubuh yang baru saja terhempas ke troar jalan. Bersimbah darah…

#Flashback End

.

.

.

Disanalah sang intern itu berada. Di jalanan besar di kota Seoul. Melaju dari rumah sakit dengan mengendarai sepeda motornya,dengan seikat bunga daisy yang dipesannya khusus…

Untuk wanita yang dicintainya… Untuk adiknya

Wu Hyojin….

-END-

Penulis:

"Kenaliku melalui tulisan... Tulisanku."

2 thoughts on “Drabble Compilations

  1. Drabble yg 2 sma 3 aku agak nggak ngerti sama story nya’-‘ tapi bagus kok, drabble yg 1 Paling aku suka😀 bkin ff baekyeon lagi ya thor~
    keep writing thor hwaiTaeng^^

    1. annyeong Athia ^^ Hihi,mungkin karena drabble dan otak korslet jadi rasanya banyak bagian yang tidak dideskripsikan dgn baik. Dan aku pribadi meminta maaf untuk itu (_ _)#BOW Itu bahan koreksi untukku juga nanti ^^
      haha,Bunnies kah? tos =D
      iya,insyaallah aku bisa buat fic BaekYeon lagi ^^ Dan terima kasih untuk komentar serta kunjungannya ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s